Eks Tottenham: Ngapain Harry Kane Pindah ke Manchester United?
Yaumil Azis | 26 Oktober 2019 01:05
Bola.net - Mantan penggawa Tottenham, Paul Robinson, ikut memberikan tanggapan soal rumor yang mengaitkan Harry Kane dengan Manchester United. Ia tak melihat adanya alasan mengapa kapten Timnas Inggris itu perlu berlabuh di Old Trafford.
Harry Kane sendiri pernah berujar bahwa dirinya tak tertarik hengkang dari klub berjuluk the Lilywhites tersebut. Meskipun demikian, rumor soal kepergiannya dari Spurs masih terus dibicarakan sampai sekarang.
Salah satu klub yang dikabarkan berminat dengan jasanya adalah Manchester United. Seperti yang diketahui, the Red Devils sedang membutuhkan tambahan tenaga baru di sektor depan. Ole Gunnar Solskjaer pun pernah membenarkan kabar tersebut.
Meskipun demikian, ia bersikukuh bahwa pemain yang datang ke Old Trafford harus berusia muda dan memiliki potensi besar. Batasan itulah yang membuat rumor ketertarikan Manchester United dengan striker Juventus, Mario Mandzukic, diragukan kebenarannya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Kane Tak Perlu ke MU
Saat ini, Harry Kane masih berusia 25 tahun. Ia sudah membuktikan diri sebagai salah satu striker handal di benua Eropa dan memiliki potensi besar untuk menjadi lebih baik dari sekarang. Bisa dikatakan, Kane telah memenuhi standar Solskjaer.
MU mungkin tertarik, namun Robinson merasa bahwa Kane tidak demikian. Sebab ia meyakini bahwa sang pemain bisa mendapatkan kesuksesan yang lebih besar di Tottenhan. Jadi, Robinson tak melihat adanya alasan mengapa Kane harus hengkang ke Old Trafford.
"Manchester United secara terus-menerus dihubungkan dengan Harry Kane. Harry Kane selalu dihubung-hubungkan dengan Manchester United," buka Robinson kepada Sky Sports.
"Saya tak bisa melihat kenapa Harry Kane berniat hengkang dari Tottenham demi Manchester United. Saya pikir dia bisa mendapatkan kesuksesan di Tottenham ketimbang di tim Manchester United saat ini," lanjutnya.
MU Dalam Proses Transisi
Robinson percaya bahwa keterpurukan yang dialami Manchester United adalah bagian dari masa transisi. Namun ia tak yakin mereka bakalan finis di luar empat besar. Katanya, musim masih panjang dan belum bisa diprediksi.
"Mereka adalah salah satu klub terbesar di dunia, secara sejarah, ya mereka sedang berada di posisi transisi pada saat ini dan beberapa hal harus berubah," tambahnya.
"Akankah itu berubah? Lihat saja nanti. Saya pikir musim ini masih terlalu jauh dari tempat di mana mereka seharusnya dan di mana mereka harus berada," tandasnya.
Sebagai informasi, Manchester United saat ini sedang duduk di posisi 14 klasemen sementara Premier League dengan raihan 10 poin. Mereka juga baru mengantongi dua kemenangan dari sembilan pertandingan yang telah dilakoni.
(Goal International)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25












