Emery Yakin Kekalahan Arsenal Terbilang Langka
Richard Andreas | 22 April 2019 10:20
Bola.net - - Arsenal menelan kekalahan pahit ketika menjamu Crystal Palace di Emirates Stadium pada laga lanjutan Premier League, Minggu (21/4) malam WIB kemarin. The Gunners tidak berdaya menghadapi gempuran penyerang-penyerang Palace dan menyerah dengan skor 2-3.
Kekalahan di kandang sebenarnya merupakan hasil langka bagi Arsenal musim ini. Di bawah bimbingan Unai Emery, Arsenal merupakan salah satu tim terkuat saat bermain di kandang, meski mereka masih memiliki masalah saat melawat ke markas lawan.
Alhasil, kekalahan ini lebih sulit diterima daripada kekalahan-kekalahan lainnya. Kepercayaan diri skuat Arsenal bisa saja terluka, padahal mereka tengah bersaing ketat untuk mengamankan empat besar Premier League di akhir musim nanti.
Bagaimana komentar Emery mengenai torehan buruk di kandang ini? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Kekalahan Langka
Emery mengakui kekalahan itu mengejutkan, tetapi dia menjamin Arsenal masih sangat kuat ketika bermain di kandang. Kekalahan itu langka, pun demikian terus meraih kemenangan bukanlah hal mudah. Kekalahan tersebut wajar terjadi.
"Ya [kekalahan langka], tetapi kami tahu bahwa kami merasa sangat kuat di sini. Sangat sulit meraih kemenangan dan mengulanginya terus untuk menang lagi dan menang lagi. Hari seperti ini bisa terjadi," kata Emery di laman resmi Arsenal.
"Pertama-tama, karena mereka [Crystal Palace] memiliki pemain-pemain yang sangat bagus dan pelatih yang berpengalaman, dan mereka sudah pernah menang di Manchester City, di Newcastle, mereka menang di Leicester."
"Kami tahu laga ini akan sulit, dan kami sangat menghargai mereka. Namun, di lapangan, kami gagal memberikan permainan terbaik kami hari ini," imbuh dia.
Bola Mati
Lebih lanjut, Emery mengakui kekurangan Arsenal juga jelas di situasi bola mati. The Gunners beberapa kali kurang efektif saat mengantisipasi serangan lawan, meski sebenarnya pemain Arsenal telah memberikan yang terbaik.
"Saya kira kami, setiap pemain, sudah membantu dan setiap pemain memberikan performa terbaiknya. Namun, jika hari ini kami lebih baik di situasi bola mati, mungkin kami bisa memenangkan pertandingan."
"Juga, kami mengontrol pertandingan tetapi dalam sepertiga akhir mereka bertahan di kotak penalti mereka dengan baik, dan kami tidak bisa menemukan situasi terbaik untuk mencetak gol serta memaksimalkan peluang untuk mencetak gol," tutup dia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:25
-
Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:02
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
-
Wonderkid MU Ini Kaget Tiba-tiba Diminta Main di Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 05:20
-
Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026, 04:55
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47










