Enzo Fernandez Kena Skandal Nyanyian Rasis, Pemain Prancis di Chelsea Langsung Unfollow
Richard Andreas | 17 Juli 2024 10:45
Bola.net - Enzo Fernandez pasti bakal mengalami situasi canggung ketika kembali bergabung dengan skuad Chelsea. Enzo terlibat kasus nyanyian rasis dan kasusnya terus melebar.
Kasus ini dimulai dari perayaan juara Copa America 2024. Senin 15 Juli 2024, Argentina berhasil meraih trofi usai mengalahkan Kolombia di final dalam duel sengit 120 menit.
Gelar juara ini sepertinya sangat memuaskan untuk para pemain Argentina. Mereka berhasil menjaga dominasi beberapa tahun terakhir. Juara Copa America secara beruntun dan di tengah-tengahnya juara Piala Dunia 2022.
Masalahnya, kini gelar juara tersebut bisa tercoreng karena sikap para pemain Argentina yang jelas-jelas menunjukkan pelecehan rasial terhadap Timnas Prancis. Enzo Fernandez jadi salah satu pemain terdepan yang terlibat, kasus ini dimulai dari Instagram Live akun resmi Enzo. Apa yang terjadi?
Rivalitas Argentina dan Prancis
Argentina dan Prancis adalah finalis Piala Dunia 2022 lalu. Pertandingan di Qatar tersebut berlangsung seru dan menarik. Lionel Messi dan Kylian Mbappe sama-sama memberikan level permainan terbaik mereka di lapangan.
Pada akhirnya, Argentina keluar sebagai juara lewat drama adu penalti. Prancis pulang dengan tangan hampa, tapi rivalitas sudah telanjur rusak.
Entah kenapa, pemain dari kedua tim menunjukkan kekesalan yang berlebihan, sampai ke luar lapangan. Prancis tidak terima kalah, Argentina tidak terima dengan sikap Prancis. Rivalitas pun berlanjut sampai saat ini.
Bahkan, sekitar satu bulan yang lalu, Kylian Mbappe melontarkan komentar kontroversial. Dia menyebut bahwa juara Euro masih lebih sulit daripada juara Copa America.
Setelahnya, komentar Mbappe tersebut dibalas Messi. La Pulga balas menyerang, menilai Mbappe bisa berkata demikian karena belum tahu sulitnya bermain di Copa America.
Euforia Argentina Juara Copa America 2024
Kemenangan final Copa America kemarin diraih dengan susah payah. Lionel Messi bahkan tak kuasa menahan tangis ketika harus ditarik keluar di babak pertama karena cedera.
Alhasil, begitu dipastikan juara, skuad Argentina merayakannya dengan luapan emosi yang maksimal di lapangan. Para pemain tampak sangat puas dengan trofi ini. Mereka berhasil mempertahankan gelar juara.
Nah, euforia juara Copa America 2024 itu berlanjut sampai ke bus pemain. Di sinilah skandal nyanyian rasis dimulai, yaitu ketika video dari Instagram Live Enzo Fernandez beredar luas.
Di dalam bus, skuad Argentina masih merayakan gelar juara mereka. Semua pemain bernyanyi bersama, merayakan keberhasilan mereka.
Masalahnya, di Instagram Live milik Enzo Fernandez, terdengar nyanyian yang cenderung menyerang Prancis dan Kylian Mbappe. Nyanyian tersebut jelas bernada rasial dan nahasnya, hampir semua pemain Argentina ikut menyanyi.
Kira-kira begini potongan lirik yang ditangkap dari cuplikan video Instagram Live akun Enzo Fernandez:
"They play for France, but their parents are from Angola. Their mother is from Cameroon, while their father is from Nigeria. But their passport says French."
Federasi Sepak Bola Prancis Ambil Tindakan Hukum
Memang benar bahwa ada begitu banyak pemain keturunan di skuad Prancis, termasuk Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan nama-nama lain. Namun, sudah menjadi pengetahuan umum bahwa akulturasi dan asimiliasi budaya di Prancis sangat kuat sejak dahulu.
Banyak pemain Timnas Prancis yang memiliki darah Afrika, bukan hal aneh. Karena itu, sangat disayangkan mendengar nyanyian tersebut dari skuad Argentina. Padahal, populasi Argentina juga sebagian besar diisi oleh penduduk berdarah Spanyol/Italia/Portugis.
Terbaru, disebutkan bahwa federasi sepak bola Prancis, FFF mengutuk keras nyanyian rasis dari pemain-pemain Argentina tersebut. Presiden FFF, Philippe Diallo telah berkomunikasi langsung dengan presiden FIFA, Gianni Infantino dan presiden federasi sepak bola Argentina, Claudio Fabian Tapia.
Bahkan, FFF telah mengambil langkah hukum secara resmi untu insiden tersebut. Mereka ingin menegaskan keseriusan dalam menangani masalah rasisme kali ini.
Enzo Fernandez Minta Maaf
Kasus ini sudah melebar di luar kontrol, dampaknya jelas jadi sangat besar. Alhasil, Enzo Fernandez pun secara terbuka menyampaikan permintaan maaf lewat akun Instagram resminya.
Kata Enzo:
"Saya sungguh ingin meminta maaf untuk video yang diposting di Instagram saya selama selebrasi tim nasional
"Nyanyian tersebut mengandung kata-kaat yang sangat ofensif dan jelas tidak ada dalih untuk kalimat-kalimat tersebut
"Saya berdiri melawan segala bentuk diskriminasi dan saya meminta maaf karena terlarut dalam euforia selebrasi juara Copa America
"Video itu, momen itu, kata-kata itu, tidak menunjukkan keyakinan saya atau karakter saya
"Saya sungguh-sungguh meminta maaf
Skuad Chelsea Unfollow Enzo
Enzo memang sudah meminta maaf secara terbuka, tapi kasusnya telanjur meluas. Masalahnya, di skuad Chelsea sekarang ada cukup banyak pemain Prancis dan sudah pasti mereka tahu perkembangan kasus tersebut.
Terkini, hanya beberapa jam setelah kasus tersebut meluas, kini dilaporkan bahwa semua pemain Prancis di Chelsea telah meng-unfollow Enzo Fernandez di Instagram.
Pemain-pemain yang dimaksud adalah Wesley Fofana, Axel Disasi, Malo Gusto, Benoit Badiashile, Lesley Ugochukwu, dan Christopher Nkunku. Meski tidak ada pernyataan, langkah unfollow ini bisa menandakan sikap pemain-pemain tersebut terhadap Enzo.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

