Era Gelap Josep Guardiola Bersama Manchester Biru
Asad Arifin | 9 Desember 2019 11:06
Bola.net - Josep Guardiola kini tengah menapaki periode sulit bersama Manchester City. Tidak ada lagi buru di atas Stadion Etihad. Hari-hari Guardiola kini tengah gelap menyusul rangkaian hasil negatif.
Manchester City baru saja kalah pada laga krusial melawan Manchester United, Minggu (8/12/2019) dini hari WIB. Pada duel pekan 16 Premier League 2019/2020 di Stadion Etihad, Man City kalah dengan skor 1-2 dari United.
Hasil tersebut memberi dua pukulan telak bagi Man City dan Guardiola. Pertama, mereka kalah pada laga derbi. Man City kalah dari sang tetangga di kandang. Manchester kini berwarna merah.
Kedua, Man City dipastikan kian sulit dalam perebutan gelar juara Premier League. Sebab, Man City tertinggal 14 poin dari Liverpool yang berada di puncak klasemen. Posisi yang sulit bagi Man City.
Situasi Normal, Guardiola?
Manchester City sejauh ini telah menelan empat kekalahan di Premier League. Jumlah kekalahan ini sama dengan yang didapat Man City pada musim 2018/2019 lalu. Padahal, musim ini baru memainkan 16 pertandingan saja.
Selain empat kali kalah, Man City juga dua kali bermain imbang. Itu artinya, Man City telah kehilangan 16 poin. Jumlah tersebut sama dengan jumlah kehilangan poin Man City sepanjang musim lalu.
Man City baru mendapat 32 poin dari 16 laga yang sudah dimainkan. Ini adalah catatan terburuk dalam karir Guardiola sebagai pelatih. Saat masih di Barcelona, catatan terburuk Guardiola usai memainkan 16 laga adalah meraih 37 poin.
Lalu, seperti apa respon Guardiola terkait periode gelap dalam karirnya di Man City ini? "Adalah hal yang normal untuk tidak menjadi juara Premier League setiap musim," kata Guardiola dikutip dari Marca.
Raport Buruk Lini Belakang

Performa minor Manchester City pada musim 2019/2020 tidak lepas dari kinerja lini belakang yang buruk. Man City kini telah kebobolan 19 gol, dari 16 laga di Premier League. Leicester City baru kebobolan 10 gol sejauh ini.
Pindahnya Vincent Kompany menjadi awal petaka bagi lini belakang Man City. Sebab, Guardiola memilih tidak membeli pemain baru untuk menggantikan peran sang kapten sebagai bek tengah.
Kondisi diperparah dengan cedera yang dialami Aymeric Laporte. Selain itu, John Stones juga sempat cedera di awal musim. Guardiola sempat hanya punya satu bek tengah yang fit yakni Nico Otamendi. Fernandinho kemudian diplot sebagai bek tengah pada musim ini.
Sumber: Marca
Baca Ini Juga:
- Bukan Liga Champions, Ini Prioritas Guardiola Setelah Tertinggal dari Liverpool
- Ini yang Dilakukan Pep Guardiola Setelah Fred Jadi Korban Aksi Rasialis
- Manchester City Masih Kesal dengan VAR
- Sebenarnya, Apa Masalah dari Manchester City?
- Hasil dan Klasemen Premier League: Leicester City jadi Pesaing Liverpool
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kondisi Terkini Mykhailo Mudryk: Tetap Latihan Meski Terancam Sanksi
Liga Inggris 1 April 2026, 15:30
-
Soal Sandro Tonali, MU Pilih Bertindak Rasional dan Realistis!
Liga Inggris 1 April 2026, 14:25
-
Ambisi Besar! Kiper Muda MU Ini Siap Tantang Senne Lammens Jadi No.1
Liga Inggris 1 April 2026, 12:49
-
Seriusan? Agen Coba Bawa Berlian Arsenal ini ke Manchester United
Liga Inggris 1 April 2026, 12:30
LATEST UPDATE
-
Chelsea Catatkan Kerugian Terbesar dalam Sejarah Premier League
Liga Inggris 2 April 2026, 06:00
-
Iliman Ndiaye Siap Buka Hati untuk Manchester United?
Liga Inggris 2 April 2026, 05:25
-
Duel Pramusim Leeds United vs Manchester United Digelar di Croke Park?
Liga Inggris 2 April 2026, 05:19
LATEST EDITORIAL
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45








