Eriksson Ungkap Jasa Besar Pada Revolusi Chelsea
Editor Bolanet | 6 November 2013 02:00
- Eks manajer timnas , Sven-Goran Eriksson, mengungkapkan bahwa dirinya merupakan sosok yang merekomendasikan kepada Roman Abramovich.
Kabar tersebut seperti dikisahkan Eriksson dalam buku otobiografinya yang baru dirilis, 'Sven: My Story'. Ia bercerita jika saat itu, Abramovich tengah bimbang terkait klub mana yang akan dibelinya pada tahun 2003 silam.
Kala itu, sang taipan asal Rusia punya dua pilihan klub dari London, yakni dan The Blues. Dan pertimbangan dari Eriksson-lah yang akhirnya membuat Abramovich menentukan investasi ke Stamford Brisge.
Roman ingin membeli sebuah klub di Rusia. Saya pergi dengannya ke Moscow, untuk melihat fasilitas di dua atau tiga klub. Namun kemudian ia berubah pikiran dan berkata ingin membeli klub di London, ujar Eriksson, dalam satu wawancara dengan stasiun radio BBC.
Ia berpikir apakah Chelsea atau Tottenham, dan bertanya kepada saya. Saya katakan jika anda ingin memenangkan liga, belilah Chelsea, karena anda hanya perlu mengganti separuh tim. Saat itu, bersama Tottenham mungkin anda masih harus mengganti seluruhnya.
Dan pilihan yang direkomendasikan Eriksson terbukti cukup tepat, jika menyaksikan kiprah klub sejak berada di bawah kepemilikan Abramovich. Setidaknya, dua gelar Premier League beruntun sempat menghiasi masa awal bisnisnya di Chelsea. [initial]
(bbc/atg)
Kabar tersebut seperti dikisahkan Eriksson dalam buku otobiografinya yang baru dirilis, 'Sven: My Story'. Ia bercerita jika saat itu, Abramovich tengah bimbang terkait klub mana yang akan dibelinya pada tahun 2003 silam.
Kala itu, sang taipan asal Rusia punya dua pilihan klub dari London, yakni dan The Blues. Dan pertimbangan dari Eriksson-lah yang akhirnya membuat Abramovich menentukan investasi ke Stamford Brisge.
Roman ingin membeli sebuah klub di Rusia. Saya pergi dengannya ke Moscow, untuk melihat fasilitas di dua atau tiga klub. Namun kemudian ia berubah pikiran dan berkata ingin membeli klub di London, ujar Eriksson, dalam satu wawancara dengan stasiun radio BBC.
Ia berpikir apakah Chelsea atau Tottenham, dan bertanya kepada saya. Saya katakan jika anda ingin memenangkan liga, belilah Chelsea, karena anda hanya perlu mengganti separuh tim. Saat itu, bersama Tottenham mungkin anda masih harus mengganti seluruhnya.
Dan pilihan yang direkomendasikan Eriksson terbukti cukup tepat, jika menyaksikan kiprah klub sejak berada di bawah kepemilikan Abramovich. Setidaknya, dua gelar Premier League beruntun sempat menghiasi masa awal bisnisnya di Chelsea. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














