Eto'o Ungkapkan Kebenciannya Terhadap Mourinho
Editor Bolanet | 13 September 2013 09:10
- Striker anyar , Samuel Eto'o mengungkapkan bahwa dirinya sempat memiliki kebencian terhadap manajernya saat ini, Jose Mourinho.
Pemain asal Kamerun tersebut pernah memiliki hubungan yang kurang baik dengan Mourinho saat Eto'o masih membela . Namun hubungan keduanya membaik saat Eto'o menjadi anak buah pelatih asal Portugal tersebut di .
Ketidaksenangannya kepada Mourinho tersebut lah yang menjadi alasan bagi Eto'o yang pada tahun 2005 lalu sempat berkelakar bahwa dirinya 'lebih baik menjual kacang tanah di kampung halamannya ketimbang gabung tim payah macam Chelsea'.
Saat itu saya bicara tentang Jose, bukan tentang Chelsea, Eto'o melakukan klarifikasi seperti dilansir The Sun.
Sebelum bekerjasama di Inter, kami tidak kenal baik satu sama lain sehingga hubungan kami cukup buruk. Yang ingin saya katakan saat itu adalah bahwa saya tidak akan pernah mau bermain bagi klub yang ditangani oleh Jose.
Pemain berusia 32 tahun tersebut akhirnya menyadari telah salah menilai Mourinho saat keduanya berkolaborasi bersama di Inter. Eto'o menjadi sosok kunci bagi Mourinho dalam mengantarkan Nerazzurri meraih gelar treble di tahun 2010.
Tuhan tahu yang terbaik. Ia menunjukkan bahwa saya salah, kini saya dan Jose merupakan teman baik. Sekarang ia menjadi pelatih saya lagi, sebuah kebanggaan bisa kembali bekerja sama dengannya di sebuah klub besar.
Lebih lanjut, Eto'o memuji The Happy One sebagai sosok manajer langka yang menjadi alasan utamanya untuk setuju bergabung bersama Chelsea.
Jose memiliki ide yang jelas dan mampu menyampaikannya dengan tegas, sesuatu yang penting dalam dunia sepakbola.
Ia adalah salah satu manajer terbaik di dunia. Saya menyadari bahwa kesempatan berharga akan saya dapatkan bersama Chelsea, kepindahan saya berlangsung sangat cepat, imbuh sang striker. [initial]
Pemain asal Kamerun tersebut pernah memiliki hubungan yang kurang baik dengan Mourinho saat Eto'o masih membela . Namun hubungan keduanya membaik saat Eto'o menjadi anak buah pelatih asal Portugal tersebut di .
Ketidaksenangannya kepada Mourinho tersebut lah yang menjadi alasan bagi Eto'o yang pada tahun 2005 lalu sempat berkelakar bahwa dirinya 'lebih baik menjual kacang tanah di kampung halamannya ketimbang gabung tim payah macam Chelsea'.
Saat itu saya bicara tentang Jose, bukan tentang Chelsea, Eto'o melakukan klarifikasi seperti dilansir The Sun.
Sebelum bekerjasama di Inter, kami tidak kenal baik satu sama lain sehingga hubungan kami cukup buruk. Yang ingin saya katakan saat itu adalah bahwa saya tidak akan pernah mau bermain bagi klub yang ditangani oleh Jose.
Pemain berusia 32 tahun tersebut akhirnya menyadari telah salah menilai Mourinho saat keduanya berkolaborasi bersama di Inter. Eto'o menjadi sosok kunci bagi Mourinho dalam mengantarkan Nerazzurri meraih gelar treble di tahun 2010.
Tuhan tahu yang terbaik. Ia menunjukkan bahwa saya salah, kini saya dan Jose merupakan teman baik. Sekarang ia menjadi pelatih saya lagi, sebuah kebanggaan bisa kembali bekerja sama dengannya di sebuah klub besar.
Lebih lanjut, Eto'o memuji The Happy One sebagai sosok manajer langka yang menjadi alasan utamanya untuk setuju bergabung bersama Chelsea.
Jose memiliki ide yang jelas dan mampu menyampaikannya dengan tegas, sesuatu yang penting dalam dunia sepakbola.
Ia adalah salah satu manajer terbaik di dunia. Saya menyadari bahwa kesempatan berharga akan saya dapatkan bersama Chelsea, kepindahan saya berlangsung sangat cepat, imbuh sang striker. [initial]
(sun/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















