FA Rilis Rencana Pengembangan Industri Sepak Bola Wanita
Editor Bolanet | 25 Oktober 2012 14:40
- Asosiasi Sepak Bola (FA) baru saja merilis rencana untuk meningkatkan pertumbuhan sepak bola wanita dalam lima tahun ke depan.
Hal itu dilakukan sebagai bagian dari misi mereka, yakni menjadikan Inggris sebagai negara kedua yang aktif dan berkontribusi di dunia olah raga, di mana saat ini sekitar 253,600 wanita aktif bermain sepak bola setiap bulannya.
Sepak bola wanita menjadi alat terbaru FA, setelah menyaksikan animo penonton pada cabang olah raga tersebut di Olimpiade London kemarin, di mana sekitar 80,000 orang menyaksikan final antara tim putri Amerika Serikat versus .
Besarnya antusiasme penonton juga menjadi pertimbangan FA untuk memajukan cabang olah raga yang mulai digemari kaum hawa di seluruh dunia tersebut. Seperti diungkapkan petinggi FA, David Bernstein.
Sepak bola wanita adalah sebuah area yang paling berpotensi untuk dikembangkan, dalam permainan favorit di seluruh negeri ini. Kami bertekad untuk memimpin perkembangan di setiap level dan telah membuat rencana kuat untuk itu dengan seluruh sumber daya dan pengetahuan kami, ungkap Bernstein.
Lebih dari itu, untuk menunjukkan keseriusan, FA juga berencana menggandeng sejumlah pihak untuk menjalin kerjasama berupa sponsor dan hak siar.
Berikut sejumlah rencana pengembangan sepak bola wanita yang telah dibuat oleh FA untuk lima tahun ke depan:
Hal itu dilakukan sebagai bagian dari misi mereka, yakni menjadikan Inggris sebagai negara kedua yang aktif dan berkontribusi di dunia olah raga, di mana saat ini sekitar 253,600 wanita aktif bermain sepak bola setiap bulannya.
Sepak bola wanita menjadi alat terbaru FA, setelah menyaksikan animo penonton pada cabang olah raga tersebut di Olimpiade London kemarin, di mana sekitar 80,000 orang menyaksikan final antara tim putri Amerika Serikat versus .
Besarnya antusiasme penonton juga menjadi pertimbangan FA untuk memajukan cabang olah raga yang mulai digemari kaum hawa di seluruh dunia tersebut. Seperti diungkapkan petinggi FA, David Bernstein.
Sepak bola wanita adalah sebuah area yang paling berpotensi untuk dikembangkan, dalam permainan favorit di seluruh negeri ini. Kami bertekad untuk memimpin perkembangan di setiap level dan telah membuat rencana kuat untuk itu dengan seluruh sumber daya dan pengetahuan kami, ungkap Bernstein.
Lebih dari itu, untuk menunjukkan keseriusan, FA juga berencana menggandeng sejumlah pihak untuk menjalin kerjasama berupa sponsor dan hak siar.
Berikut sejumlah rencana pengembangan sepak bola wanita yang telah dibuat oleh FA untuk lima tahun ke depan:
Membentuk sebuah unit kerja khusus dan mengangkat kepala pengembangan untuk mengembangkan pemain muda terbaik.
Memberikan strategi komersial baru untuk sepak bola wanita, dengan tujuan memperluas cakupan penyiaran untuk mengangkat profil pemain dan permainan.
Mengembangkan Liga Super Wanita, dengan memperkenalkan divisi kedua pada 2014, untuk memungkinkan adanya promosi dan degradasi.
Menumbuhkan partisipasi dan fanbase.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Emoji Gorila dari Alejandro Garnacho Dianggap Rasis, Andre Onana Buka Suara
Liga Inggris 27 Oktober 2023, 03:20
-
Impian PSSI-nya Inggris: Pep Guardiola Gantikan Gareth Southgate Latih Timnas Inggris
Piala Eropa 5 September 2023, 15:50
-
Demi Kemajuan Sepak Bola Wanita, ASBWI Matangkan Program Kerja
Bola Indonesia 2 Desember 2022, 08:09
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juni 2026, 18:55
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini
Piala Dunia 4 Juni 2026, 18:52
-
Daftar Lengkap Skuad 48 Negara di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juni 2026, 18:40
-
Jude Bellingham ke Liverpool? Legenda The Reds Beri Isyarat Menarik
Liga Inggris 4 Juni 2026, 18:29
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47











