Fakta-Fakta Penanda Kehebatan Leicester City
Editor Bolanet | 25 April 2016 01:01
Kemenangan tersebut membuat The Foxes kini memiliki 76 poin dari 35 pertandingan.
Empat gol Leicester pada pertandingan ini diciptakan oleh Riyad Mahrez (10'), Jose Loenardo Ulloa (30' dan 60'), serta gol pamungkas oleh Marc Albrighton (85').
Hebatnya, kemenangan ini diraih saat Leicester tidak diperkuat oleh penyerang utama mereka pada musim ini, Jamie Vardy. Selain itu, pertandingan ini juga dipenuhi beberapa catatan penting yang menunjukkan betapa hebatnya Leicester musim ini.
Apa saja catatan tersebut? simak selengkapnya:
[initial] (opt/sqw/asa)
Clean Sheets

Leicester City memiliki pertahanan yang kokoh sebagai salah satu kunci sukses mereka. Dari tujuh pertandingan terakhir, Kasper Schmeichel sukses mencatat enam kali clean sheets.
Hanya ada dua gol yang bersarang ke gawang mereka dalam tujuh pertandingan terakhir.
06/03/16 Watford 0 - 1 Leicester City
15/03/16 Leicester City 1 - 0 Newcastle
19/03/16 Crystal Palace 0 - 1 Leicester City
03/04/16 Leicester City 1 - 0 Southampton
10/04/16 Sunderland 0 - 2 Leicester City
17/04/16 Leicester City 2 - 2 West Ham
24/04/16 Leicester City 0 - 0 Swansea City
Rekor Kemenangan

Leicester sejauh ini sudah memenangkan 22 pertandingan di liga. Kemenangan dalam jumlah tersebut adalah yang paling banyak dalam sejarah klub.
Shinji Okazaki

Shinji Okazaki memiliki catatan unik sepanjang musim ini.
Bintang asal Jepang ini menjadi pemain yang paling sering digantikan oleh pemain lain. Termasuk pada laga kontra Swansea, total Okazaki sudah digantikan oleh pemain lain pada 23 pertandingan musim ini.
Ia hanya kalah dari Steed Malbranque yang 26 kali digantikan pada Premier League musim 2009/10.
Leonardo Ulloa

Leonardo Ulloa tampil baik saat didapuk sebagai pemain yang menggantikan posisi bintang utama Liecester pada musim ini, Jamie Vardy. Ulloa mencetak dua gol ke gawang Swansea.
Dalam tiga laga terakhir Ulloa sudah mencetak tiga gol. Jumlah tersebut lebih banyak dari yang sudah dicetaknya pada 25 laga sebelumnya.
Unggul 2 Gol

Unggul dengan margin dua gol pada babak pertama di Stadion King Power, seperti pada laga kontra Swansea, adalah hal yang langka bagi Leicester. Terakhir hal tersebut terjadi pada laga pembuka Premier League kontra Sunderland.
Saat itu, The Foxes unggul 3-0 dan menutup laga dengan keunggulan 4-2.
Pada laga kontra Swansea Leicester unggul 2-0 dari gol Riyad Mahrez (10') dan Leonardo Ulloa (30').
Danny Drinkwater

Danny Drinkwater menyumbang satu assist pada pertandingan ini. Drinkwater melepaskan tendangan bebas yang berhasil disundul oleh Leonardo Ulloa menjadi gol pada menit ke-30.
Uniknya, ini adalah assist pertama Drinkwater kepada pemain selain selain Jamie Vardy.
Drinkwater sejauh ini sudah menciptakan enam asisst dan lima diantaranya untuk Vardy.
Riyad Mahrez

Riyad Mahrez mengukuhkan dirinya sebagai sosok penting bagi Leicester pada musim ini. Mahrez saat ini sudah terlibat dalam proses terciptanya 28 gol The Foxes. Rinciannya, 17 gol dan 11 assist.
Apa yang ditorehkan oleh Mahrez sama dengan catatan Jamier Vardy. Sang penyerang juga terlibat dalam 28 proses gol Leicester. 22 gol dan 6 assist.
Kalah dari Tottenham

Leicester memang pandai dalam memanfaatkan bola mati untuk menjadi gol. Hingga pekan ke-35, The Foxes sudah menciptakan 19 gol dari bola mati.
Namun, catatan ini masih kalah jika dibandingkan dengan Tottenham. Harry Kane dan kolega sudah mencetak 22 gol dari situasi bola mati.
Sang Pemimpin

Leicester tercatat sebagai klub yang paling sering mencetak gol perdana dalam pertandingan Premier League musim ini.
Pasukan Claudio Ranieri tercatat selalu memimpin pertandingan lebih dulu pada 25 pertandingan. Lebih banyak dibanding tim manapun di Premier League.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Arsenal Tikung Manchester United untuk Bek Tangguh Inter Milan Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:41
-
AS Roma Pastikan Batal Rekrut Joshua Zirkzee dari MU
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:30
-
Pemain Timnas Portugal Ini Jadi Pembelian Pertama Michael Carrick di MU?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:17
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





