Ferdinand: Generasi Emas Inggris Dirusak Rivalitas
Richard Andreas | 12 Mei 2018 21:30
Bola.net - - Rio Ferdinand mengakui bahwa rivalitas klub Liga Inggris telah memberikan dampak buruk pada penampilan tim nasional Inggris. Khususnya pada skuat yang dikenal sebagai generasi emas pada sekitar tahun 2006 silam.
Kala itu, skuat Inggris dipenuhi oleh barisan pemain hebat. Mulai dari Rio Ferdinand, Gary Neville, Michael Carrick, Paul Scholes, Wayne Rooney (Manchester United). John Terry, Joe Cole, Frank Lampard (Chelsea) dan Jamie Carragher, Steven Gerrard dan Peter Crouch (Liverpool). Belum lagi dipimpin oleh David Beckham.
Namun skuat tersebut bahkan tak pernah melangkah lebih jauh dari babak perempat final Piala Dunia ataupun Euro. Dan Ferdinand akhirnya membongkar bahwa skuat saat itu penuh dengan rahasia lantaran para pemain tidak sepenuhnya membuka diri.
Itu (rivalitas) membayangi banyak hal. Itu membunuh tim generasi tersebut. Di suatu tahun kami (MU) harus bertarung dengan Liverpool untuk menjuarai Liga, tahun lain lawannya adalah Chelsea, ujar Ferdinand pada ESPN FC.
Jadi saya tidak akan pernah masuk ke ruang ganti Inggris dan berbicara terbuka dengan Frank Lampard, Ashley Cole, John Terry atau Joe Cole di Chelsea; atau Steven Gerrard dan Jamie Carragher di Liverpool karena ada rasa takut mereka akan mengambil suatu pelajaran untuk klub mereka dan menggunakannya untuk melawan kami (MU).
Dikatakannya, saat ini dirinya baru menyadari hal itu dan menyesal karenanya. Sebab obsesi tersebut seharusnya bisa disingkirkan demi membantu negaranya meraih prestasi di pentas internasional.
Saat itu saya tidak menyadari bahwa apa yang saya lakukan itu melukai Inggris. Saya terlalu terpikat, terlalu terobsesi dengan kemenangan bersama MU, tidak ada yang lebih penting.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
8 Pesepak Bola Kelas Dunia yang Pernah Terdegradasi: Ada Buffon, Carrick Hingga Owen
Editorial 28 November 2025, 19:29
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







