Frank Lampard Bicara Tentang Kesulitannya Menjadi Pelatih, Apa Itu?
Aga Deta | 19 November 2020 11:03
Bola.net - Manajer Chelsea Frank Lampard berbicara tentang pengalamannya menjadi pelatih. Menurutnya, menjadi menjadi pelatih itu jauh lebih sulit daripada sebagai pemain.
Lampard menikmati karier yang sukses selama menjadi pemain Chelsea. Ia berhasil membantu klub meraih total 13 trofi, termasuk tiga gelar Premier League.
Mantan pemain Manchester City dan New York City itu memutuskan gantung sepatu pada Februari 2017. Lampard kemudian melanjutkan kariernya sebagai pelatih dengan menangani Derby County setahun kemudian.
Lampard berhasil membawa The Rams finis di peringkat keenam di Championship pada musim pertamanya di Pride Park. Namun mereka akhirnya gagal promosi setelah kalah di play-off final lawan Aston Villa di Wembley.
Lampard kemudian kembali ke Chelsea pada musim panas tahun lalu. Ia ditunjuk sebagai pelatih The Blues menyusul kepergian Maurizio Sarri.
Kesulitan Menjadi Pelatih
Setelah bermain bersama Chelsea selama 13 tahun, Lampard kini bisa melihat peran sebagai pelatih dan pesepakbola dari perspektif yang berbeda.
"Kehidupan seorang pemain adalah gelembung keegoisan sampai taraf tertentu. Fakta dan kenyataan yang saya sadari sekarang (melatih) jauh lebih sulit daripada bermain," kata Lampard di podcast ‘No Passion No Point’ Eddie Hearn di BBC Sounds.
"Kehidupan seorang manajer adalah 25 orang dalam skuad, staf di gedung, masalah dengan departemen yang berbeda. Dan beberapa hal itu sangat jauh dari sepak bola.
"Seorang manajer mendapat 50 masalah sehari. Ini jauh lebih menguras tenaga, tetapi saya menyukainya dan saya tidak dapat hidup tanpanya."
Bisa Dipecat
Lampard sedang menjalani musim keduanya di Chelsea. Dia menyadari kalau tidak bisa memberikan prestasi kepada The Blues bisa saja dibayar mahal dengan pekerjaannya.
"Saya harus sedikit mengesampingkan ego saya dan mengatakan bahwa saya mungkin akan merusak pencapaian saya dalam 13 tahun sebagai pemain ke tingkat tertentu - karena jika tidak berjalan dengan baik, saya bisa dihakimi dengan keras."
Sumber: Chelsea FC
Baca Juga:
3 Raksasa Serie A Rebutan Emerson Palmieri, Salah Satunya Juventus
Gokil! Leo Messi pun Percaya pada Potensi Mason Mount
Pengakuan Fabregas: Masih Bersilaturahmi Dengan Mourinho, tapi Tidak Dengan Guardiola
Buka-Bukaan! Ini Alasan Conte Tendang Diego Costa dari Chelsea
Kepa Siap Sunat Gaji Demi Tinggalkan Chelsea
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Meski Mahal, Ini Alasan MU Bakal Tetap Kejar Morgan Rogers
Liga Inggris 5 Juni 2026, 11:02
LATEST UPDATE
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 20:49
-
RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
Liga Inggris 5 Juni 2026, 20:28
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Tim Nasional 5 Juni 2026, 19:01
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















