From Zero to Hero, Kai Havertz Memang Pantas Diguyur Pujian Setinggi Langit
Yaumil Azis | 4 Juni 2021 06:09
Bola.net - Kai Havertz sempat memasuki momen keakraban dengan kritikan publik ketika baru bergabung dengan Chelsea. Namun seiring waktu berjalan, ia mulai mampu beradaptasi dan kini menjadi salah satu pemain penting buat klub berjuluk the Blues itu.
Tidak heran kalau publik cukup akrab dengan kritikan di awal musim 2020/21 kemarin. Ia didatangkan dari Bayer Leverkusen dengan harga 71 juta pounds. Dengan harga semahal itu, tentu masyarakat punya harapan yang besar terhadap dirinya.
Sialnya, Havertz tak mampu mewujudkan harapan tersebut. Beberapa kali ia diturunkan oleh pelatih Chelsea sebelumnya, Frank Lampard, tanpa memberikan kontribusi yang mencolok di lapanngan. Havertz pun dicap sebagai pembelian gagal.
Namun semuanya berubah ketika Thomas Tuchel datang untuk mengisi kursi kepelatihan di Chelsea pada bulan Januari lalu. Havertz mulai rajin menghasilkan gol-gol penting termasuk pada laga final Liga Champions.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Pujian dari Arsene Wenger
Tuchel memainkan Havertz sejak menit awal dalam laga final Liga Champions kontra Manchester City di Estadio Do Dragao bulan Mei lalu. Ia didapuk sebagai gelandang serang bersama Mason Mount, di belakang Timo Werner yang bertugas sebagai ujung tombak.
Havertz memainkan peran penting dengan mencetak gol semata wayang Chelsea pada pertandingan tersebut. The Blues berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0 berkat dirinya. Situasi yang jelas tidak pernah diduga-duga publik pada awal musim ini.
Dulunya akrab dengan kritikan, kini Havertz mulai rajin diguyur pujian oleh banyak kalangan. Salah satunya datang dari mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger, yang sekarang menjabat posisi penting di FIFA.
"Saya percaya bahwa Havertz sangat mengecewakan di awal. Saya menyukai dia dan cukup terkesan dengan seberapa besar masalah yang ia alami di awal musim untuk beradaptasi," ungkap Wenger kepada beIN Sports.
Sangat Menjanjikan
Wenger bisa melihat potensi yang sangat besar dalam diri Havertz setelah pertandingan final tersebut. Pria asal Prancis itu pun yakin kalau Havertz bakal menjadi pemain penting di masa depan.
"Dia menyesuaikan diri, beradaptasi, kembali, dia menderita, menghabiskan masa-masa di bangku cadangan lalu kembali lagi. Buat saya, dia adalah pemain yang sangat menjanjikan. Saya akan bertaruh untuk dia di masa depan," ucapnya lagi.
Pada kesempatan yang sama, Wenger juga melayangkan pujian kepada Werner. Seperti halnya Havertz, Werner juga cukup akrab dengan kritikan di awal musim. Namun sampai sekarang, pemain yang dibeli dari RB Leipzig itu masih sering dihantam kritikan.
"Saya menyukai kualitas larinya. Saya menyukai pergerakannya. Tapi dia tidak... kami telah melihat tingkat konversi [mencetak gol] dengan peluang yang dia miliki. Dia belum begitu baik, namun pastinya menjadi unggulan untuk menjadi pemain terbaik [di Euro 2020]," pungkasnya.
(beIN Sports)
Baca Juga:
- Ketok Palu, Laga Chelsea vs Villarreal bakal Diselenggarakan di Stadion Ini
- Chelsea dan Permainan yang Sempurna Melawan Manchester City
- Chelsea dan Arsenal Ternyata Sempat Berusaha Bajak Transfer Aguero ke Barcelona
- Pujian Mendy untuk Kante: Diperlukan di Tim Mana Pun
- Diincar Chelsea, Bayern Munchen Siap Lepas Niklas Sule
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Analisis: Pep Guardiola Pakai Cara 'Kuno' untuk Buat Arsenal Tak Berkutik
Liga Inggris 21 April 2026, 19:14
-
Liga Inggris 21 April 2026, 18:48

-
Situasi Berubah, Sekarang Man United Didesak Rekrut Declan Rice!
Liga Inggris 21 April 2026, 18:18
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Alaves: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:34
-
Tempat Menonton Brighton vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 21 April 2026, 23:18
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
-
Prediksi Burnley vs Man City 23 April 2026
Liga Inggris 21 April 2026, 21:29
-
Prediksi Atalanta vs Lazio 23 April 2026
Liga Italia 21 April 2026, 20:57
-
Bonucci Ingin Guardiola Tangani Timnas Italia
Piala Dunia 21 April 2026, 20:26
-
Prediksi Leverkusen vs Bayern 23 April 2026
Bundesliga 21 April 2026, 20:25
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
Arsenal Krisis di Momen Penentuan: Kena Mental dan Habis Napas
Liga Inggris 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Prediksi PSG vs Nantes 23 April 2026
Liga Eropa Lain 21 April 2026, 19:59
-
Krisis Lini Depan AC Milan Kian Nyata, Tak Peduli Kombinasi Penyerang
Liga Italia 21 April 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59




