Gara-gara Alexis Sanchez, MU Batal Rekrut Paulo Dybala
Serafin Unus Pasi | 30 Agustus 2019 16:40
Bola.net - Sebuah fakta menarik terungkap mengenai manuver transfer Manchester United. Raksasa Premier League itu memutuskan untuk batal merekrut Paulo Dybala karena sosok Alexis Sanchez.
Satu minggu sebelum bursa transfer Liga Inggris ditutup, Manchester United dirumorkan mendekati Paulo Dybala. Mereka disebut cukup serius untuk mendapatkan penyerang Juventus tersebut.
Namun H-2 bursa transfer ditutup, United memutuskan mengundurkan diri dari perburuan tersebut. Mereka juga tidak membeli pemain lagi hingga bursa transfer Liga Inggris ditutup.
The Athletic mengklaim bahwa Manchester United sebenarnya sangat berpeluang untuk merekrut Dybala. Namun mereka memutuskan mundur begitu saja.
Apa yang menyebabkan MU mundur dari perburuan Dybala? Baca informasinya di bawah ini.
Tuntut Gaji Besar
Menurut laporan tersebut, United enggan mendatangkan Dybala setelah sang pemain menuntut gaji yang sangat tinggi di United.
Tidak tanggung-tanggung, Dybala meminta bayaran termahal di United. Ia ingin memiliki gaji yang sama seperti Sanchez, yaitu 350 ribu pounds per pekan.
United disebut sebenarnya bisa saja membayar mahar ini. Namun mereka memutuskan untuk tidak memenuhi keinginan sang striker.
Belajar dari Pengalaman
Laporan itu menyebutkan bahwa alasan United enggan memenuhi permintaan Dybala karena mereka belajar dari kasus Alexis Sanchez.
Sanchez yang pindah ke Old Trafford di tahun 2018 silam mendapatkan gaji paling tinggi di skuat MU. Namun sang winger tidak berkontribusi dengan baik dan cenderung menjadi rekrutan gagal di Old Trafford.
Mereka menilai Dybala memiliki kecenderungan yang sama untuk mengikuti jejak Sanchez sehingga mereka memutuskan membatalkan perekrutannya.
Pindah Klub
Alexis Sanchez baru saja dikonfirmasi meninggalkan Manchester United.
Sang winger dipastikan bergabung dengan Inter Milan dengan status sebagai pemain pinjaman hingga tahun 2020 mendatang.
(The Athletic)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






