Gara-gara Selebrasi Gila, Manajer Chelsea Kena Masalah, Eh Malah Dibela Legenda Liverpool!
Editor Bolanet | 6 Oktober 2025 10:11
Bola.net - Reaksi tak terduga datang dari Jamie Carragher setelah kemenangan dramatis Chelsea atas Liverpool. Legenda The Reds itu justru menyoroti selebrasi gila yang dilakukan oleh manajer The Blues, Enzo Maresca.
Kemenangan 2-1 Chelsea memang diwarnai oleh aksi emosional Maresca di pinggir lapangan. Gol penentu dari Estevao di menit akhir menjadi pemicunya.
Akibat selebrasi yang dianggap berlebihan itu, sang manajer harus diusir wasit karena kartu kuning kedua. Momen ini kemudian memicu perdebatan panas setelah laga usai.
Menariknya, Carragher tidak mengkritik aksi Maresca, melainkan justru memujinya. Ia malah mengecam keras aturan yang membuat sang manajer tidak bisa melakukan wawancara pasca-laga.
Selebrasi Gila Berujung Kartu Merah
Gol kemenangan Chelsea yang dicetak oleh Estevao memang tercipta secara dramatis. Gol tersebut sekaligus memberikan kekalahan ketiga beruntun bagi Liverpool di semua kompetisi.
Saking emosionalnya, Enzo Maresca langsung berlari kencang di pinggir lapangan. Ia bergabung dengan para pemainnya untuk merayakan gol yang mengunci kemenangan penting itu.
Namun, wasit Anthony Taylor punya pandangan lain terhadap selebrasi tersebut. Maresca yang sebelumnya sudah mengantongi satu kartu kuning harus menerima kartu kuning keduanya.
Konsekuensinya, manajer asal Italia itu harus diusir dari area teknis. Ia juga tidak bisa mendampingi timnya hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit.
Pembelaan Tak Terduga dari Carragher
Di tengah kontroversi itu, Jamie Carragher justru memberikan pembelaan yang mengejutkan. Ia mengaku sangat menyukai passion dan emosi yang ditunjukkan oleh Maresca.
Menurutnya, selebrasi seperti itu sangat penting untuk membangun ikatan. Momen tersebut bisa menjadi jembatan antara manajer dengan para suporter setia Chelsea.
"Saya menyukai selebrasi manajer itu, saya suka dia berlari di pinggir lapangan," kata Carragher.
"Bagi saya, ini hasil terbesarnya, yang akan membangun koneksi dengan para suporter," lanjutnya.
Aturan Konyol yang Dikritik Keras
Kekecewaan terbesar Carragher bukan pada kartu merahnya, melainkan pada konsekuensi setelahnya. Sebuah aturan baru FA melarang manajer yang diusir untuk melakukan tugas media.
Ia merasa aturan tersebut sangat konyol dan merugikan. Ia berpendapat bahwa publik justru ingin mendengar langsung reaksi sang manajer setelah laga emosional.
"Saya tidak percaya dia tidak bisa keluar dan berbicara dengan kami, itu konyol, Anda ingin mendengar darinya," kecam Carragher.
Akibat aturan tersebut, asisten Maresca, Willy Caballero, yang akhirnya maju untuk wawancara. Ia pun memaklumi luapan emosi yang ditunjukkan oleh bosnya di pinggir lapangan.
Kemenangan Paling Krusial
Carragher meyakini bahwa kemenangan atas Liverpool ini adalah hasil terbesar yang pernah diraih Maresca. Tiga poin ini dinilai bisa menjadi titik balik bagi The Blues.
Ia menilai kemenangan ini bisa menciptakan rasa kebersamaan yang kuat di dalam klub. Hasil ini juga membuktikan bahwa Maresca adalah seorang pelatih yang sangat bagus.
"Dari sudut pandang Chelsea, ini adalah hasil yang fantastis bagi mereka, yang terbesar di bawah Enzo Maresca dalam masa jabatannya," ujarnya.
"Kami semua adalah manusia. Kami pernah menjadi pemain, kami senang melihat itu. Yang pasti kita semua bisa belajar dari itu juga," pungkas Willy Caballero.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Sepakat Jual Liam Delap ke Nottingham Forest
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 08:26
-
Prediksi Chelsea vs Luton 28 Agustus 2026
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 07:28
-
Savinho Resmi Gabung Tottenham dari Manchester City
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 05:51
-
Arsenal Dominasi PFA Team of the Year, Igor Thiago Jadi Kejutan
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 05:14
-
Selamat! Bruno Fernandes Raih Gelar Pemain Terbaik PFA
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 04:54
LATEST UPDATE
-
Tak Ada Darurat Lini Depan di Barcelona
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 13:17
-
Carlos Baleba Resmi Gabung Manchester United, Wayne Rooney Yakin Dampaknya Besar
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 13:01
-
Barcelona Masih Butuh Bek Tengah Kidal? Ini 3 Kandidat Potensialnya
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 12:40
-
AC Milan: Struktur 3-4-2-1 Jadi Fondasi, Pressing Tinggi Jadi Senjata
Liga Italia 26 Agustus 2026, 12:19
-
Liverpool Belum Ajukan Tawaran Ketiga untuk Yankuba Minteh, Ada Apa?
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 12:14
-
Manchester United Sudah Beres di Lini Tengah, Kini Fokus Cari Bek Kiri?
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 11:29
-
AC Milan Lirik Bek Manchester United untuk Perkuat Sektor Pertahanan
Liga Italia 26 Agustus 2026, 11:24
-
Gagal Dapatkan Rodri, Jose Mourinho Tetap Puas dengan Skuad Real Madrid
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 10:43
-
Vinicius Junior Bukan Satu-satunya Alasan Xabi Alonso Dipecat Real Madrid
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 10:20
-
Napoli Ingin Gabriel Jesus, tapi Ada Satu Syarat yang Harus Dipenuhi
Liga Italia 26 Agustus 2026, 09:57
-
3 Transfer yang Bisa Dikejar Real Madrid pada Pekan Terakhir
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 09:23
-
Rafael Leao Didekati Klub Premier League, Negosiasi Berlangsung
Liga Italia 26 Agustus 2026, 09:11
-
Chelsea Sepakat Jual Liam Delap ke Nottingham Forest
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 08:26
-
Prediksi Barcelona vs Bilbao 28 Agustus 2026
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 08:22
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59

