Gareth Bale Rekomendasikan Carlo Ancelotti Jadi Pelatih Manchester United
Richard Andreas | 6 Maret 2026 09:32
Bola.net - Manchester United masih mencari sosok yang tepat untuk memimpin tim secara permanen setelah memecat Ruben Amorim pada Januari lalu. Keputusan itu diambil setelah masa kepelatihan Amorim selama 14 bulan dinilai tidak memenuhi harapan klub.
Saat ini, Michael Carrick memegang kendali tim sebagai pelatih sementara hingga akhir musim. Mantan gelandang United tersebut sempat membawa tim melalui tujuh pertandingan tanpa kekalahan sejak kembali ke Old Trafford.
Biar begitu, pencarian manajer permanen tetap menjadi agenda penting klub. Dalam situasi tersebut, mantan bintang Real Madrid Gareth Bale menyebut Carlo Ancelotti sebagai sosok yang sangat cocok untuk menangani Manchester United.
Bale Nilai Ancelotti Sosok Ideal untuk Manchester United

Nama Carlo Ancelotti memang sempat dikaitkan dengan Manchester United dalam beberapa waktu terakhir. Pelatih asal Italia itu saat ini masih mempersiapkan timnya menghadapi Piala Dunia musim panas ini.
Menurut Gareth Bale, yang pernah bekerja di bawah Ancelotti di Real Madrid, pelatih berusia 66 tahun itu memiliki kualitas yang membuatnya cocok menangani klub besar seperti United.
"Saya pikir dia akan melakukan pekerjaan yang hebat. Dia bukan hanya manajer, dia juga seorang pelatih," ungkap Bale.
Bale juga menilai kemampuan taktik Ancelotti semakin berkembang selama masa kepelatihannya di Real Madrid. Ia melihat sang pelatih mampu menyesuaikan pendekatan permainan sesuai dengan kebutuhan tim.
"Saat dia menjadi pelatih kepala pada periode keduanya di Real Madrid, dia melakukan lebih banyak hal secara taktik dibandingkan periode pertama, meskipun menurut saya kami memiliki tim yang lebih baik pada periode pertama."
Ancelotti Dinilai Mampu Mengeluarkan Potensi Pemain

Bale menilai salah satu kekuatan utama Ancelotti adalah kemampuannya menyatukan pemain dan memaksimalkan potensi mereka. Hal itu, menurutnya, sangat penting bagi klub besar seperti Manchester United.
"Ke mana pun Carlo pergi, saya pikir dia akan melakukan pekerjaan yang luar biasa karena dia mampu membuat semua orang berada dalam satu tujuan," lanjut Bale.
"Jika Anda masuk ke klub besar, Anda memiliki pemain bagus, apakah mereka sedang tampil baik atau tidak."
Ia juga melihat situasi Manchester United saat ini sebagai contoh. Bale menilai skuad United sebenarnya memiliki kualitas yang baik meskipun sempat mengalami periode performa yang tidak konsisten.
"Seperti Manchester United. Dalam beberapa minggu terakhir mereka tampil baik, tetapi sebelumnya mereka tidak tampil maksimal, meskipun mereka punya pemain bagus."
Pendekatan Taktik Sederhana untuk MU

Menurut Bale, pendekatan sederhana yang diterapkan oleh pelatih sering kali menjadi kunci untuk mengeluarkan performa terbaik para pemain.
"Dia akan mengeluarkan yang terbaik dari para pemain dan hanya menyederhanakan banyak hal, seperti yang Anda lihat sekarang dengan Michael Carrick," lanjut Bale.
"Dia menyederhanakan banyak hal yang dilakukan manajer sebelumnya dan Anda mulai mendapatkan hasil. Itulah kejeniusannya, mengeluarkan yang terbaik dari pemain dan membuat semuanya sederhana."
Carrick Sempat Tampil Meyakinkan sebagai Pelatih Interim
Michael Carrick awalnya hanya ditunjuk sebagai pelatih sementara setelah Amorim dipecat. Namun performa awal tim di bawah kepemimpinannya memicu sejumlah pihak untuk mendukungnya mendapat jabatan permanen.
Carrick memulai masa tugasnya dengan tujuh pertandingan tanpa kekalahan. Hasil tersebut memberi dorongan positif bagi Manchester United setelah periode sulit sebelumnya.
Meski demikian, rekor tersebut akhirnya terhenti pada pertengahan pekan. Manchester United kalah 1-2 dari Newcastle meskipun lawan mereka harus bermain dengan sepuluh pemain.
Untungnya, meski kalah, Manchester United masih bertahan di zona Liga Champions. Mereka dijadwalkan kembali bermain di Premier League pada 15 Maret melawan pesaing empat besar, Aston Villa.
Jangan sampai ketinggalan infonya
Tottenham di Ambang Degradasi: Dampak Finansial Mengintai, Bisa Rugi Sampai Rp5,9 Triliun!
Dihancurkan Tiga Gol Crystal Palace, Tottenham Kini Hanya 1 Poin di Atas Zona Degradasi!
Gareth Bale Ungkap Manchester United Sempat Menawar Lebih Mahal dari Real Madrid
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Tottenham Dipermalukan Crystal Palace 1-3, Spurs Kini Hanya Satu Poin dari Zona Degradasi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:21
-
Lewis Hall ke Manchester United? Kayaknya Bakal Susah Deh!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 11:30
-
Manchester United Mundur dari Perburuan Cysencio Summerville?
Piala Dunia 21 Juli 2026, 10:30
-
Arsenal Ganggu Manchester United dalam Perekrutan Manu Kone?
Liga Inggris 21 Juli 2026, 10:00
LATEST UPDATE
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










