Gary Neville Miris Lihat Nasib Pemain Muda Inggris
Editor Bolanet | 12 April 2013 13:14
- Setelah sebelumnya Sir Bobby Charlton yang vokal perihal nasib pemain lokal Inggris, kini mantan pemain Gary Neville melakukan hal serupa.
Gary berpendapat pendekatan yang buruk terhadap sepak bola junior berarti gagal mempersiapkan generasi selanjutnya untuk tampil di tim utama.
Neville, yang merupakan bagian dari produk akademi sepak bola United, mengatakan pemain-pemain muda yang menjanjikan terlihat telah hilang karena mereka tidak mendapat kesempatan yang sama seperti ketika ia masih menjadi pemain remaja guna bermain bersama sejumlah pemain terbaik.
Dulu saya bermain dengan Bryan Robson, Mike Phelan, serta Neil Webb, kata Neville kepada para delegasi di Forum Eropa Soccerex di Manchester pada Kamis.
Itu merupakan pertarungan nyata. Kita harus sedikit mensanitasi sepak bola di level itu, kita harus berusaha melindungi anak-anak dan apa yang mereka perlukan adalah melemparkan pemain berusia 16-17 tahun (ke dalam permainan) dan membiarkan mereka bermain.
Pria yang semasa bermain pernah menjadi kapten Setan Merah itu merasa miris, bakat-bakat muda Inggris akhirnya seperti hilang tak berbekas kendati sempat bersinar di level junior.
Saya menyaksikan mengalahkan United (di Youth Cup), saya menyaksikan mengalahkan di semifinal dan final Youth Cup... Saya pernah melihat pemain-pemain itu, namun di mana mereka sekarang? ucapnya.[initial]
Gary berpendapat pendekatan yang buruk terhadap sepak bola junior berarti gagal mempersiapkan generasi selanjutnya untuk tampil di tim utama.
Neville, yang merupakan bagian dari produk akademi sepak bola United, mengatakan pemain-pemain muda yang menjanjikan terlihat telah hilang karena mereka tidak mendapat kesempatan yang sama seperti ketika ia masih menjadi pemain remaja guna bermain bersama sejumlah pemain terbaik.
Dulu saya bermain dengan Bryan Robson, Mike Phelan, serta Neil Webb, kata Neville kepada para delegasi di Forum Eropa Soccerex di Manchester pada Kamis.
Itu merupakan pertarungan nyata. Kita harus sedikit mensanitasi sepak bola di level itu, kita harus berusaha melindungi anak-anak dan apa yang mereka perlukan adalah melemparkan pemain berusia 16-17 tahun (ke dalam permainan) dan membiarkan mereka bermain.
Pria yang semasa bermain pernah menjadi kapten Setan Merah itu merasa miris, bakat-bakat muda Inggris akhirnya seperti hilang tak berbekas kendati sempat bersinar di level junior.
Saya menyaksikan mengalahkan United (di Youth Cup), saya menyaksikan mengalahkan di semifinal dan final Youth Cup... Saya pernah melihat pemain-pemain itu, namun di mana mereka sekarang? ucapnya.[initial]
(reu/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:43
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:42
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47












