Geger! Media Inggris Ramai Kabarkan Chelsea Pecat Enzo Maresca Hari Ini Juga

Ari Prayoga | 1 Januari 2026 19:18
Geger! Media Inggris Ramai Kabarkan Chelsea Pecat Enzo Maresca Hari Ini Juga
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca (c) AP Photo/Antonio Calanni

Bola.net - Chelsea akhirnya mengambil keputusan besar. Klub asal London Barat itu dikabarkan telah mengakhiri kerja sama dengan Enzo Maresca dengan efek langsung. Keputusan ini diambil setelah ketegangan internal yang disebut meningkat dalam 24 hingga 48 jam terakhir.

Meski pernyataan resmi dari klub masih akan dirilis, berbagai sumber menyebutkan bahwa kesepakatan perpisahan antara Chelsea dan Maresca sudah sepenuhnya rampung.

Advertisement

Dengan demikian, era pelatih asal Italia tersebut di Stamford Bridge resmi berakhir.

1 dari 3 halaman

Konflik Maresca dan Chelsea

Konflik Maresca dan Chelsea

Pelatih Chelsea, Enzo Maresca saat melawan Atalanta di Liga Champions, 10 Desember 2025 lalu. (c) AP Photo/Antonio Calanni

Situasi Maresca kian rumit menyusul memburuknya hubungan antara dirinya dan jajaran petinggi klub. Retaknya relasi internal itu membuat posisi sang pelatih semakin tertekan, terlebih setelah performa Chelsea menurun drastis sepanjang Desember. Dari delapan pertandingan terakhir, The Blues hanya mampu meraih dua kemenangan.

Tekanan terhadap Maresca sebenarnya sudah terasa sejak beberapa pekan lalu. Isu memanas setelah ia melontarkan pernyataan kontroversial soal “48 jam terburuk” selama menangani Chelsea, tak lama setelah kemenangan atas Everton pada 13 Desember. Ucapan tersebut disebut memicu ketegangan dengan manajemen klub.

Meski masih terikat kontrak hingga 2029 dengan opsi perpanjangan satu tahun, Maresca dikabarkan siap angkat kaki jika situasi tak kunjung membaik. Di sisi lain, ia sempat menegaskan komitmennya untuk bertahan musim depan, sekaligus membantah spekulasi yang mengaitkannya dengan Manchester City sebagai calon pengganti Pep Guardiola.

Ketegangan semakin terlihat usai laga imbang 2-2 melawan Bournemouth. Maresca memilih absen dari sesi konferensi pers dengan alasan sakit. Tugas menghadapi media akhirnya diambil alih oleh asistennya, Willy Caballero. Namun, belakangan terungkap bahwa keputusan tersebut merupakan pilihan sadar sang pelatih untuk menghindari wawancara.

2 dari 3 halaman

Kekecewaan Manajemen Chelsea

Kekecewaan Manajemen Chelsea

Pelatih Chelsea, Enzo Maresca. (c) AP Photo/Antonio Calanni

Langkah itu disebut kembali menguji kesabaran para pengambil keputusan di Chelsea, termasuk co-owner Behdad Eghbali dan jajaran direktur olahraga. Kekecewaan manajemen juga dipicu oleh keluhan Maresca soal minimnya dukungan dan struktur internal klub, padahal ia dinilai sudah memahami kondisi tersebut sejak menerima pekerjaan pada 2024.

Chelsea kini akan kembali mencari manajer permanen baru. Artinya, sejak diambil alih konsorsium Todd Boehly dan Clearlake Capital pada 2022, Chelsea berpotensi menunjuk manajer kelima dalam waktu kurang dari tiga tahun.

Sebelumnya, Thomas Tuchel menjadi pelatih saat kepemilikan baru masuk, namun segera dipecat dan digantikan Graham Potter. Potter pun tak bertahan lama sebelum disingkirkan, dengan Frank Lampard sempat bertugas sebagai pelatih interim. Mauricio Pochettino kemudian memimpin Chelsea pada periode 2023–2024, sebelum hengkang dan membuka jalan bagi kedatangan Maresca.

Sumber: The Athletic, Fabrizio Romano

LATEST UPDATE