Giggs Latih MU Seharusnya Jadi Skenario Terbaik Selepas Era Ferguson
Yaumil Azis | 14 September 2018 00:28
- Staf kepelatihan MU dulu, Rene Meulensteen, meyakini bahwa Ryan Giggs seharusnya jadi suksesor Sir Alex Ferguson. Ia bahkan percaya The Red Devils tidak akan terpuruk seperti sekarang jika pria asal Wales tersebut memegang jabatan itu.
Pelatih legendaris itu meninggalkan kursi kepelatihan yang ia isi selama 26 musim lamanya. Di tahun 2013, pihak manajemen The Red Devils menyerahkan kepercayaannya kepada mantan pelatih Everton, David Moyes.
Ternyata, memilih Moyes sebagai pelatih selanjutnya merupakan keputusan yang salah. Sebab sejak dipegang olehnya, MU mengalami keterpurukan dan masih belum meunjukkan perbaikan seperti di era Jose Mourinho ini.
Scroll ke bawah untuk membaca komentar Rene Meulensteen.
Ryan Giggs Kenal Baik MU
Moyes lalu dipecat pada tahun 2014. Posisi pelatih yang kosong untuk sementara dipegang oleh Ryan Giggs pada waktu itu, hingga akhirnya MU menunjuk Louis van Gaal sebagai nahkoda selanjutnya.
Menilik ke belakang, Melensteen merasa bahwa Ryan Giggs seharusnya memang dipertahankan pada saat itu. Sebab baginya, Giggs sudah cukup kenal luar dalam MU berhubung ia telah menjadi bagian klub selama 27 tahun lamanya.
Mengetahui Ryan Giggs tertarik melangkah ke dunia kepelatihan - dia sedang mengerjakan lisensinya - dia kenal United luar dalam. Budayanya, identitasnya, dia tahu semuanya, ujar Meulensteen kepada Evening Standard.
Ditambah dengan kami [staf Ferguson] masih berada di sana, dan juga Ferguson, itu bisa jadi skenario yang ideal. Itu hanyalah jalan lain, strategi lain, yang saya pikir bisa saja berhasil, lanjutnya.
Soal Pelatih dari Luar
Menurutnya, menunjuk sosok yang tidak mengenal United, siapapun itu merupakan langkah buruk. Sebab level yang sudah ditetapkan oleh Ferguson pada waktu itu tak bisa disamai oleh pelatih-pelatih lainnya.
Membawa seseorang dari luar, saya langsung tahu kalau itu tidak akan berhasil siapapun dia. Tetapi pastinya itu menjadi langkah besar untuk David Moyes karena dia belum pernah bermain dan bekerja di level yang sama, tambahnya.
Bila mereka berkata ingin membawa Mourinho dulu, atau Carlo Ancelotti, Pep Guardiola ataupun Jupp Heynckes, yang pernah bekerja di Real Madrid, Barcelona, dan Bayern Munchen, mereka tidak akan terpengaruh, sambungnya.
Mereka tahu ekspektasi klub. Mereka menghormati dan paham pentingnya 26 tahun masa jabatan Ferguson, tutupnya.
Saksikan Juga Video Ini
Pernah bermain dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo membuat Carlos Tevez cukup paham kualitas keduanya. Simak pendapat eks penggawa Juventus itu pada tautan video di bawah ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














