Guardiola Cerita Soal Dirinya yang Tidak Menyenangi Tiki-Taka
Editor Bolanet | 14 Oktober 2018 23:35
Bola.net - - Josep Guardiola mencatatkan namanya di benak penikmat sepak bola sebagai kreator taktik tersohor, Tiki-taka, saat masih di Barcelona dulu. Namun, pelatih Manchester City tersebut mengaku tidak menyenangi konsep tersebut.
Nama Guardiola mencuat setelah dirinya berhasil membawa Barcelona meraih banyak prestasi di berbagai ajang. Bahkan pada musim perdananya, ia berhasil membawa Lionel Messi dkk menjadi juara Liga Champions.
Torehan membanggakan itu tidak bisa lepas dari peran taktik ciptaannya, Tiki-taka. Ia membuat Blaugrana tampil perkasa dengan dominasi penguasaan bola dan juga tingginya jumlah operan antar pemain di sepanjang pertandingan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tak Suka Tiki-taka
Namun, walaupun dikenal sebagai kreator Tiki-taka, Guardiola mengatakan bahwa dirinya tidak menyukai konsep itu. Baginya, tiki-taka bukanlah sebuah skema yang menyenangkan, meski terlihat seperti itu.
"Konsep tiki-taka bukanlah sesuatu yang saya sukai. Terlihat menyenangkan, tetapi sebenarnya tidak," ujar Guardiola seperti yang dikutip dari Calciomercato.com.
"Rahasianya adalah penekanan yang bisa membuat lawan berada di tempat yang kami inginkan," lanjutnya.
Kembali ke Serie A
Saat ini, Guardiola sedang menjalani masa-masa gemilangnya bersama Manchester City. Pada musim kemarin, ia sukses membawa Sergio Aguero dkk menjuarai Premier League dengan catatan mentereng, yakni koleksi 100 poin.
Meskipun begitu, tidak ada jaminan bahwa dirinya bisa melatih lama di Etihad Stadium. Dan jika dirinya harus pergi nanti, ia tertarik untuk kembali menjajal Serie A yang pernah ia cicipi waktu masih aktif bermain dulu.
"Kembali ke Serie A? Kenapa tidak. Beberapa tahun lalu saya tidak berpikir bisa melatih Barcelona, City, Bayern, dan mempelajari Jerman," tutupnya.
Sebagai informasi, Guardiola dulunya pernah beraksi di Serie A bersama dua klub, Brescia dan AS Roma. Ia menghabiskan waktu dua musim di Italia sebelum akhirnya pindah ke Qatar guna bergabung dengan Al-Ahli tahun 2003 lalu.
Saksikan Juga Video Ini
Rangkuman hasil pertandingan Premier League 2018/2019 bisa Bolaneters saksikan melalui tautan video di bawah ini.
Baca Juga:
- Manchester City Siap Perpanjang Kontrak Leroy Sane
- Hanya Liverpool dan Man City yang Dinilai Pantas Menjuarai Premier League Musim Ini
- Gabriel Jesus Tak Senang Jatah Penaltinya Direnggut Mahrez
- Pep Guardiola: Manchester City Bunuh Diri Jika Main Terbuka Lawan Liverpool
- Pilih Mahrez Jadi Penendang Penalti, Guardiola Minta Maaf
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Agen Bongkar Ketertarikan Arsenal pada Bintang Leverkusen
Liga Inggris 2 April 2026, 12:53
-
Ini yang Dilakukan Fermin Lopez Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol 2 April 2026, 12:41
LATEST UPDATE
-
Prediksi Man City vs Liverpool 4 April 2026
Liga Inggris 2 April 2026, 17:48
-
Ranking FIFA April 2026: Timnas Indonesia Tertahan di Posisi 122
Tim Nasional 2 April 2026, 17:24
-
Prediksi PSG vs Toulouse 4 April 2026
Liga Eropa Lain 2 April 2026, 17:12
-
Login! MU Bakal Tikung Arsenal untuk Transfer Bintang Bayern Munchen Ini
Liga Inggris 2 April 2026, 15:27
-
Barcelona Berhemat: Tidak Akan Belanja Besar, Pilih Percaya La Masia
Liga Spanyol 2 April 2026, 15:15
LATEST EDITORIAL
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45











