Guardiola Ingatkan Sepak Bola Dimainkan Oleh Manusia, Bukan Mesin
Richard Andreas | 26 Oktober 2018 12:40
Bola.net - - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola ternyata tak mau berpura-pura atau memasang topeng saat sudah melibatkan sepak bola. Dia selalu berusaha jujur dan menunjukkan perasaan yang sesungguhnya saat berada di lapangan atau di sesi latihan.
Guardiola mengaku sebagai pelatih yang selalu berusaha menjalin hubungan dekat dengan para pemainnya. Dia tak takut melibatkan emosi dan perasaan saat bekerja.
Mantan pelatih Barcelona ini jujur mengakui sangat mencintai para pemainnya. Dan dia tak takut menunjukkan hal itu di lapangan, saat menang, saat kalah, saat juara atau saat melampiaskan amarahnya.
Guardiola juga mengingatkan para kritikus bahwa sepak bola dimainkan oleh manusia. Baca komentar selengkapnya di bawah ini:
Hubungan Dekat
Guardiola merasa sebagai pelatih yang sensitif dan emosional saat bekerja dengan para pemainnya. Dia tak bisa membohongi diri. Guardiola selalu menjalin hubungan dekat dengan para pemainnya.
"Saya tidak malu untuk mengatakan bagaimana saya mencintai orang-orang saya. Mungkin sebaliknya, mungkin saya terlalu banyak mengatakan bagaimana saya mencintai mereka," buka Guardiola kepada express.
"Dalam hal itu saya merasa sangat latin - wajah saya atau bahasa tubuh saya selalu mengkespresikan apa yang saya rasakan saat itu, saya tak mau kabur atau bersembunyi."
Bukan mesin

Meski pendekatan itu berisiko (hubungan emosional bisa merusak profesionalitas), namun Guardiola tak bisa mencari cara lain. Menurutnya, sepak bola dimainkan oleh manusia, dan manusia memiliki perasaan.
"Bahkan saya tidak tahu apakah saya bisa menunjukkan banyak cinta karena terkadang anda akan menderita ketika anda terlalu dekat dengan pemain-pemain anda."
"Namun dalam sepak bola, hasrat itu ada di lapangan. Terkadang saya perlu memeluk mereka, saya tak perlu berbicara," lanjut dia.
"Banyak orang melupakan bahwa kami manusia. Mereka percaya kami seperti mesin yang dingin. Itu sangat jauh dari kami yang sebenarnya."
Berita Video
Berita video momen pesta gol Jepang U-19 saat menghadapi Irak U-19, laga sebelum menghadapi Timnas Indonesia U-19 pada perempat final Piala AFC U-19 2018, Kamis (25/10/2018).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Julian Alvarez, Bocah dari Calchin yang Tak Pernah Berhenti Mengejar Bola
Piala Dunia 14 Juli 2026, 07:05
-
Paolo Maldini Mulai Revolusi Timnas Italia, Pep Guardiola jadi Pelatih?
Piala Dunia 14 Juli 2026, 01:47
-
Sang Ayah: Erling Haaland ke Real Madrid? Kenapa Tidak?
Piala Dunia 6 Juli 2026, 12:00
-
Gagal ke Real Madrid, Enzo Fernandez Bakal Gabung Klub EPL Ini?
Piala Dunia 5 Juli 2026, 12:00
-
Manchester City Resmi Amankan Jasa Elliot Anderson
Liga Inggris 3 Juli 2026, 02:30
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





