Guardiola Kehilangan Aura dan Gagal Gantikan Pellegrini
Haris Suhud | 27 April 2017 23:32
Bola.net - - Mantan pemain Manchester City, Niall Quinn, menilai Josep Guardiola gagal melanjutkan era Manuel Pellegrini. Bahkan pelatih asal Spanyol tersebut dikatakan sudah kehilangan sebagian auranya sebagai pelatih yang sebelumnya dikenal dengan reputasi besar.
Guardiola mulai melatih Man City sejak awal musim ini menggantikan Manuel Pellegrini. Setelah sukses bersama Barcelona dan Bayern Munchen, kehadiran Guardiola diharapkan akan memberikan pengaruh besar untuk City.
Di akhir musim ini, fakta berbicara lain. Guardiola terancam tak menyabet gelar apapun. Peluang Man City menjadi pemenang Premier League sangat kecil karena masih tertinggal di peringkat empat dengan jarak 14 poin dari peringkat pertama.
Selain Premier League, tak ada gelar yang bisa diharapkan. Manchester City gugur dari FA Cup ketika bertemu dengan Arsenal di babak semi final akhir pekan lalu; mereka juga gugur dari kompetisi EFL Cup karena kalah dari Manchester United.
Musim lalu ketika masih ditangani Pellegrini, City sukses melaju hingga semi final Liga Champions untuk pertama kalinya. Tahun ini, City hanya mampu sampai di babak 16 besar.
Melihat kenyataan tersebut, wajar apabila Quinn menganggap City mengalami kemunduran di tangan Guardiola.
Dia kehilangan sebagian auranya dan jika ia mau jujur tentang penilaian akhir musim, ia tak bisa melakukan apa yang telah dicapai Manuel Pellegrini musim lalu, kata Quinn pada ESPN.
Faktanya, ia tak banyak melakukan apa-apa karena Pellegrini memenangkan trofi Piala Liga musim lalu dan melaju lebih jauh di Liga Champions dari Guardiola, jadi ini adalah tanda tanya besar yang harus dijawab.
Di mata saya, tak ada perbaikan apapun di City, yang sangat mengejutkan ketika Anda memuji reputasinya ketika ia datang. City harus mengalami kemajuan saat ini, tapi Anda bisa mengatakan mereka mengalami kemunduran dan ini perlu dipecahkan, jelasnya.
Quinn kemudian menyarankan agar Guardiola memperbaiki lini pertahanan timnya jika masih melatih City musim depan.
Jika ia ingin memulai musim depan, ia harus fokus pada sisi pertahanan dan memutuskan apakah gaya khasnya perlu diubah atau tidak, agar bisa sukses di Premier League.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











