Guardiola Sebut Bintang Baru Man City Ini Salah Satu Talenta Terhebat yang Pernah Dilihatnya, Siapa Dia?
Editor Bolanet | 21 Oktober 2025 11:11
Bola.net - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, melontarkan pujian setinggi langit untuk rekrutan anyar di bursa transfer musim panas, Rayan Cherki. Pujian yang diberikannya pun bukan sembarangan dan tergolong sangat langka.
Guardiola tanpa ragu menyebut gelandang serang asal Prancis itu sebagai salah satu talenta terhebat yang pernah ia saksikan sepanjang kariernya. Sebuah pernyataan yang sangat signifikan dari seorang pelatih yang pernah menangani banyak pemain legendaris.
Sanjungan istimewa ini datang setelah Cherki melakoni laga comeback-nya dari bangku cadangan melawan Everton. Sebelumnya, pemain berusia 22 tahun itu harus menepi cukup lama akibat cedera otot.
Meskipun memujinya habis-habisan, Guardiola juga memberikan beberapa catatan penting. Ia menjabarkan apa saja yang masih perlu dipelajari dan ditingkatkan oleh Cherki untuk mencapai potensi maksimalnya.
Talenta Terbesar yang Pernah Dilihat

Pep Guardiola mengaku dibuat terpukau oleh level teknik dan kemampuan individu yang dimiliki oleh Rayan Cherki. Ia sama sekali tidak ragu untuk menempatkan sang pemain di jajaran talenta elite dunia.
Bagi Guardiola, apa yang dimiliki Cherki dalam hal olah bola dan skill personal sudah berada di level teratas. Pujian ini menjadi bukti betapa istimewanya bakat yang dibawa sang pemain ke Etihad Stadium.
"Rayan adalah salah satu talenta terbesar yang pernah saya lihat dalam karier saya," ujar Guardiola.
"Secara teknik dan individu, dia berada di level top," tegasnya.
Mentalitas 'Pemain Jalanan' yang Disukai

Salah satu aspek yang paling membuat Guardiola jatuh hati pada Cherki adalah mentalitasnya. Ia melihat sang pemain sebagai sosok yang tidak kenal takut dan tidak merasakan tekanan sama sekali di lapangan.
Guardiola bahkan menggambarkan Cherki seperti seorang "pemain jalanan" yang selalu haus akan bola. Sang pemain disebutnya bisa menjadi pemarah jika rekan-rekannya tidak segera memberikan bola kepadanya.
"Dia adalah seorang pemain yang sangat saya sukai, dia tidak merasakan tekanan. Dia selalu ingin bermain dengan bola, seperti pemain jalanan, 'Beri saya bola, tidak masalah'," jelas Guardiola.
"Dia menjadi pemarah ketika tidak mendapatkan bola, 'Beri saya bola, beri saya bola.' Tapi dia punya sesuatu, Anda tahu," imbuhnya.
Nasihat untuk Tidak Berlebihan
Di balik semua sanjungan tersebut, Guardiola juga menyisipkan sebuah nasihat penting untuk Cherki. Ia meminta sang pemain untuk tidak selalu memaksakan diri melakukan hal-hal yang spektakuler.
Menurut sang manajer, yang terpenting bagi Cherki adalah bermain sepak bola secara sederhana dan efektif. Ia harus belajar membaca situasi dan melakukan apa yang dibutuhkan oleh tim, bukan hanya untuk unjuk gigi.
"Saya punya perasaan bahwa sebagian besar waktu, setiap kali bola datang kepadanya, situasinya menjadi lebih baik," kata Guardiola.
"Tetapi tidak setiap saat dia harus bermain dengan melakukan hal-hal yang luar biasa. Dia hanya harus bermain sepak bola biasa," nasihatnya.
Masih Butuh Waktu untuk Menyatu
Guardiola menekankan bahwa publik harus bersabar terhadap Rayan Cherki. Ia sadar betul bahwa sang pemain masih membutuhkan waktu untuk bisa beradaptasi sepenuhnya dengan sistem permainan Manchester City.
Proses adaptasi ini bukan hanya soal skill, tetapi juga tentang pemahaman taktis. Cherki harus belajar bagaimana bergerak secara kolektif, baik saat menyerang maupun bertahan, bersama rekan-rekan setimnya.
"Pertanyaannya adalah bagaimana dia menyatu dengan apa yang ingin kami lakukan dan bagaimana dia membaca setiap aksi, apa yang dibutuhkan oleh permainan dan aksi tersebut," tutur Guardiola.
"Tapi ini adalah waktu yang singkat di sini, dan saya pikir dia butuh sedikit waktu karena sepak bola bukan hanya soal itu. Ini tentang bagaimana Anda bergerak secara ofensif dan defensif bersama rekan satu tim Anda," pungkasnya.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









