Guardiola Sudah 100 Kali Bilang Ingin Pergi, Kali Ini Man City Merelakannya

Richard Andreas | 5 Juni 2026 04:31
Guardiola Sudah 100 Kali Bilang Ingin Pergi, Kali Ini Man City Merelakannya
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Era Pep Guardiola di Manchester City resmi berakhir setelah musim ini. Pelatih asal Spanyol itu meninggalkan klub usai mempersembahkan 17 trofi utama selama hampir satu dekade memimpin tim.

Keputusan tersebut cukup mengejutkan karena Guardiola masih memiliki satu tahun tersisa dalam kontraknya. Namun, ia merasa klub membutuhkan sosok baru serta energi baru untuk melanjutkan perjalanan mereka.

Advertisement

Di balik keputusan itu, chairman Manchester City Khaldoon Al Mubarak mengungkap bahwa dirinya sudah merasakan ada sesuatu yang berbeda dibandingkan momen-momen sebelumnya ketika Guardiola sempat mengutarakan keinginan untuk pergi.

1 dari 3 halaman

Khaldoon Mengaku Tahu Guardiola Kali Ini Serius

Khaldoon Mengaku Tahu Guardiola Kali Ini Serius

Pelatih Manchester City Pep Guardiola memantau dari pinggir lapangan pada laga Premier League/Liga Inggris antara Man City vs Aston Villa di Manchester, Minggu, 24 Mei 2026 (c) AP Photo/Alastair Grant

Dalam wawancara tahunannya dengan media internal klub, Khaldoon mengatakan Guardiola telah berkali-kali mengancam mundur selama masa kerjanya di Manchester City. Namun, kali ini situasinya tidak sama.

“Saya tahu itu, dan itulah mengapa saya tidak melawannya. Selama bertahun-tahun ini, saya selalu melawannya dan selalu membujuknya kembali karena saya tahu itulah jawabannya," kata Khaldoon.

“Tetapi kali ini, saya pikir dia tahu, dan saya tahu bahwa dia tahu, dan karena itulah ini menjadi keputusan yang tepat untuknya dan merupakan sesuatu yang alami.”

Beberapa pekan sebelum pengumuman resmi tersebut, tanda-tanda kepergian Guardiola mulai terlihat. Meski sempat menegaskan masih memiliki satu tahun kontrak saat ditanya menjelang final Piala FA, spekulasi mengenai masa depannya terus berkembang hingga keputusan itu akhirnya dikonfirmasi beberapa hari kemudian.

2 dari 3 halaman

Hubungan Dekat dan Sinyal Akhir Sebuah Era

Hubungan Dekat dan Sinyal Akhir Sebuah Era

Para suporter Manchester City membentangkan spanduk ucapan terima kasih kepada pelatih Pep Guardiola pada laga terakhirnya sebagai manajer dalam pertandingan Premier League/Liga Inggris antara Man City vs Aston Villa, 24 Mei 2026 (c) AP Photo/Alastair Grant

Khaldoon menggambarkan hubungan pribadinya dengan Guardiola sebagai sesuatu yang jauh melampaui relasi antara pemilik klub dan pelatih. Menurutnya, keduanya telah menjadi sahabat dekat selama bertahun-tahun.

“Dia lebih dari sekadar manajer klub ini. Bagi saya, dia adalah seorang teman. Selama bertahun-tahun kami menjadi sahabat dekat dan saya tidak tahu apakah dia akan mengakuinya, tetapi saya menganggap diri saya sebagai psikiaternya," lanjut Khaldoon.

“Tak terelakkan, kami mengalami banyak momen naik dan beberapa masa sulit, dan pada masa-masa sulit itu dia mungkin sudah mengundurkan diri 100 kali selama 10 tahun ini.”

“Ada cerita yang kita semua tahu, yaitu Anak yang Berteriak Serigala. Dalam kasus Pep, ketika dia mengatakan ‘saya mundur’, itu tidak berarti dia benar-benar mundur. Anda tidak bisa langsung menganggapnya serius, Anda harus tahu cara menghadapinya.”

Guardiola bergabung dengan Manchester City pada 2016 dan beberapa kali memperpanjang kontraknya sepanjang masa jabatannya. Namun menurut Khaldoon, selalu ada keyakinan bahwa suatu saat perpisahan itu akan benar-benar terjadi.

3 dari 3 halaman

Pergerakan Man City Cari Pelatih Baru

Sementara itu, Manchester City disebut sedang bergerak untuk mencari pengganti Guardiola. Mantan asisten Guardiola, Enzo Maresca, yang terakhir menangani Chelsea, disebut menjadi kandidat terdepan untuk mengisi posisi tersebut.

Saat ditanya mengenai proses pencarian pelatih baru, Khaldoon memilih tidak memberikan banyak detail.

“Bersabarlah bersama kami. Dalam waktu dekat kami akan mengumumkannya dan Anda akan merasa nyaman bahwa kami telah memilih serta mendatangkan manajer terbaik yang mungkin kami dapatkan," tutup Khaldoon.

LATEST UPDATE