Guardiola Ungkapkan Kelemahannya
Richard Andreas | 9 April 2018 08:00
Bola.net - - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengaku bahwa dirinya harus segera mencari solusi dari masalah kelemahan timnya yang mudah kebobolan gol cepat secara berturut-turut.
Sabtu (7/4) lalu, Man City melewatkan kesempatan emas untuk mengunci gelar Premier League setelah dipermalukan Manchester United (2-3) di Etihad Stadium.
Pada pertandingan tersebut, Man City unggul dua gol lebih dahulu sampai paruh waktu. Namun di babak kedua Paul Pogba berhasil menyeimbangkan kedudukan dengan dua golnya yang hanya berselang 97 detik.
Guardiola pun mengakui bahwa kemungkinan di titik itulah taktiknya bermasalah. Anomali dari taktik hebat racikan Guardiola tersebut pun belum ditemukan solusinya.
Saya banyak berpikir soal itu. Saya kalah di banyak pertandingan Liga Champions dalam 10 atau 15 menit dan saya berpikir soal itu, ungkap Guardiola dikutip dari goal.
Barcelona, 0-0 setelah 77 menit, lalu di menit 90 3-0. Itu sudah berulang kali terjadi.
Mungkin itu kesalahan saya. Saya harus berpikir soal itu tetapi saya merasa bahwa ketika anda mendominasi dan membuat banyak peluang anda sangat dekat untuk memenangkan pertandingan itu, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rodri Sang Penguasa Lini Tengah
Piala Dunia 15 Juli 2026, 07:29
-
Julian Alvarez, Bocah dari Calchin yang Tak Pernah Berhenti Mengejar Bola
Piala Dunia 14 Juli 2026, 07:05
-
Paolo Maldini Mulai Revolusi Timnas Italia, Pep Guardiola jadi Pelatih?
Piala Dunia 14 Juli 2026, 01:47
-
Sang Ayah: Erling Haaland ke Real Madrid? Kenapa Tidak?
Piala Dunia 6 Juli 2026, 12:00
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















