Gullit: Guardiola Terlalu Banyak Berpikir Soal Taktik
Rero Rivaldi | 11 Desember 2016 05:20
Bola.net - - Bos Manchester City, Josep Guardiola, adalah sosok yang terlalu banyak berpikir rumit soal taktik, menurut mantan manajer dan pemain , Ruud Gullit.
Manajer Spanyol masih menyesuaikan diri di Premier League, usai datang ke Etihad di musim panas.
Sebelumnya ia pernah meraih sukses di Barcelona dan Bayern Munchen, di mana ia sukses menaklukkan La Liga, Bundesliga, dan juga kejuaraan berlevel Internasional.
Namun demikian, Gullit merasa bahwa Guardiola kini terlalu banyak bereksperimen dengan taktik yang ada di City, terutama di lini belakang.
Manajer Spanyol terlalu banyak mengubah taktik dan dia melakukannya sepanjang waktu, tutur Gullit di BBC Sport.
Dia terus mengubah sistem permainan di antara tiga atau empat bek dan dia adalah manajer yang akan menempatkan para pemain di tiga posisi berbeda di tiga pertandingan dan menurut saya ini terlalu berlebihan. Pada akhirnya dia akan menemukan sebuah sistem dan semuanya akan bekerja di City, namun itu tidak terjadi sekarang, terutama di lini belakang.
Saya bisa paham mengapa Guardiola frustrasi, karena City membuat banyak peluang dalam satu pertandingan, tidak hanya ketika pekan lalu mereka kalah melawan Chelsea, dan tidak adil sepertinya mengapa mereka tidak bisa menang. Namun sepakbola memang tidak adil, sepakbola adalah soal menang - bagaimanapun anda melakukannya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





