Guus Hiddink Siap Kembali Tangani Chelsea
Editor Bolanet | 3 Maret 2013 08:30
- Eks manajer , Guus Hiddink tampak enggan menampik kemungkinan dirinya untuk kembali ke Stamford Bridge, menyusul memori indah di klub London.
Sebelum menukangi timnas dan Anzhi Makhachkala di Rusia hingga saat ini, Hiddink merupakan manajer interim The Blues pada 2009. Kala itu ia didapuk oleh Roman Abramovich untuk menggantikan posisi Luiz Felipe Scolari.
Kini dengan bakal tersedianya kursi lowong di jabatan manajer Chelsea pada akhir musim, Hiddink rupanya tertarik untuk mengulang masa indahnya di Inggris. Kendati pernah mengumumkan bakal pensiun, namun opsi kembali ke Chelsea akan membuatnya berpikir ulang.
Saya sangat menikmati masa saya di sana, selama setengah tahun dan dalam 27 atau 30 pertandingan. Kami hanya kalah dari Tottenham, dan selebihnya meraih hasil positif. Kini mereka telah banyak berubah. Saya adalah satu-satunya orang yang tidak dipecat, kisah pria asal Belanda.
Saya berkata pada media Belanda bahwa mungkin saya akan berhenti akhir musim ini, namun kami punya opsi lain untuk melanjutkannya dengan Anzhi. Selama saya masih punya energi dan belum merasa tua, maka saya kan melanjutkannya. Saya tidak bisa memprediksi ke mana musim depan.
Saat ini Chelsea masih berada di tangan manajer asal Spanyol, Rafael Benitez. Namun situasi yang tak kunjung membaik, antara hubungannya dengan pendukung klub membuat eks manajer mengaku akan hengkang di akhir musim. (sky/atg)
Sebelum menukangi timnas dan Anzhi Makhachkala di Rusia hingga saat ini, Hiddink merupakan manajer interim The Blues pada 2009. Kala itu ia didapuk oleh Roman Abramovich untuk menggantikan posisi Luiz Felipe Scolari.
Kini dengan bakal tersedianya kursi lowong di jabatan manajer Chelsea pada akhir musim, Hiddink rupanya tertarik untuk mengulang masa indahnya di Inggris. Kendati pernah mengumumkan bakal pensiun, namun opsi kembali ke Chelsea akan membuatnya berpikir ulang.
Saya sangat menikmati masa saya di sana, selama setengah tahun dan dalam 27 atau 30 pertandingan. Kami hanya kalah dari Tottenham, dan selebihnya meraih hasil positif. Kini mereka telah banyak berubah. Saya adalah satu-satunya orang yang tidak dipecat, kisah pria asal Belanda.
Saya berkata pada media Belanda bahwa mungkin saya akan berhenti akhir musim ini, namun kami punya opsi lain untuk melanjutkannya dengan Anzhi. Selama saya masih punya energi dan belum merasa tua, maka saya kan melanjutkannya. Saya tidak bisa memprediksi ke mana musim depan.
Saat ini Chelsea masih berada di tangan manajer asal Spanyol, Rafael Benitez. Namun situasi yang tak kunjung membaik, antara hubungannya dengan pendukung klub membuat eks manajer mengaku akan hengkang di akhir musim. (sky/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Cari Pelatih Permanen, Xavi Jadi Kandidat Kuat
Liga Inggris 6 Mei 2026, 00:30
LATEST UPDATE
-
Barcelona Diam-Diam Coba Dekati Bintang Newcastle Ini
Liga Spanyol 6 Mei 2026, 17:10
-
Prediksi Strasbourg vs Rayo 8 Mei 2026
Liga Eropa UEFA 6 Mei 2026, 17:02
-
Prediksi Crystal Palace vs Shakhtar 8 Mei 2026
Liga Eropa UEFA 6 Mei 2026, 17:01
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55
-
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 4 Mei 2026, 22:18


















