Gyokeres dan Eze Belum Bersinar di Arsenal Karena Mikel Arteta?
Afdholud Dzikry | 24 Februari 2026 07:53
Bola.net - Derbi London Utara selalu panas. Namun kali ini, sorotan tak hanya tertuju pada skor 4-1 untuk Arsenal, melainkan juga pada kritik tajam Jamie Redknapp kepada Mikel Arteta soal cara ia menangani Eberechi Eze.
Eze menjawabnya dengan cara paling lantang: hattrick ke gawang Tottenham. Sebuah performa yang membungkam keraguan dan mengembalikan Arsenal ke jalur dominan di puncak klasemen Premier League.
Laga ini memang bukan sekadar pertandingan biasa. Aroma rivalitas antara dua klub London Utara kembali terasa kental sejak peluit pertama dibunyikan.
Dan di tengah tekanan serta ekspektasi besar terhadap rekrutan £67,5 juta itu, Eze tampil seperti pemain yang tak lagi terbebani.
Hattrick yang Membungkam Keraguan
Arsenal membuka keunggulan lewat penyelesaian apik Eze di pertengahan babak pertama. Tottenham sempat membalas melalui Randal Kolo Muani, tetapi dominasi The Gunners tak goyah.
Usai jeda, Viktor Gyokeres menghantam gawang Spurs dengan sepakan keras yang mengembalikan keunggulan. Eze kemudian menambah gol ketiga pada menit ke-60 sebelum Gyokeres menutup pesta dengan gol keduanya.
Kemenangan ini memastikan Arsenal kembali unggul lima poin di puncak klasemen Liga Inggris. Lebih dari itu, lima dari enam gol liga Eze musim ini tercipta ke gawang Spurs—sebuah fakta yang terasa seperti pesan pribadi.
Performa Eze sebelumnya sempat dipertanyakan. Ia bahkan dikritik setelah melakukan kesalahan saat menghadapi Aston Villa yang membuatnya tersingkir dari tim utama untuk sementara waktu.
“Eberechi Eze membuat kesalahan saat melawan Aston Villa dan setelah itu dia sempat keluar dari tim,” ujar Redknapp sebelum laga derbi.
“Tapi saya pikir manajer salah mengelolanya. Dia pemain yang butuh kepercayaan diri, dan kita melihat itu saat dia luar biasa di Crystal Palace,” tegasnya.
Arsenal Terlalu Kuat untuk Spurs
Selepas laga, Redknapp tak lagi membahas soal salah kelola. Ia justru terpukau oleh kualitas Arsenal yang dianggapnya berada di level berbeda.
“Mereka luar biasa hari ini. Anda bisa merasakan kendali dari tim Arsenal ini,” puji Redknapp di Sky Sports.
“Ini benar-benar tidak seimbang. Mereka seperti bermain di liga yang berbeda, Arsenal begitu berkelas. Jika Tottenham tidak hati-hati, mereka bisa benar-benar berada di liga yang berbeda. Mereka tidak bisa terus tampil seperti ini,” semprot Redknapp.
Ia juga memberikan kredit khusus pada dua bintang Arsenal malam itu.
“Gyokeres memimpin lini depan dengan brilian, Eze luar biasa. Ini performa yang cemerlang. Arsenal fantastis, terlalu bagus untuk Tottenham,” imbuhnya.
Respons Tenang dari Eze
Di tengah sorotan dan kritik, Eze memilih berbicara lewat permainan. Namun setelah pertandingan usai, ia tak menutupi kebahagiaannya.
“Kami bermain dengan dominasi hari ini,” ujar Eze.
“Kami bermain dengan penuh percaya diri dan koneksi yang kami miliki di lapangan terasa kuat. Ini performa spesial dan sesuatu yang bisa kami bangun untuk mengejar tujuan kami,” lanjutnya.
Ia juga menyinggung energi derbi yang selalu berbeda.
“Kami tahu seperti apa laga-laga seperti ini. Kami tahu energi yang dibawa para suporter dan bagaimana kami harus siap secara emosional. Laga seperti ini soal momentum dan hadir sepenuhnya di momen itu,” katanya.
Sebagai penutup, Eze menunjukkan sisi personalnya.
“Saya hanya bersyukur kepada Tuhan atas peluang yang kami ambil hari ini. Kami bekerja sangat keras, memberikan segalanya, dan ketika tampil seperti ini, itu memotivasi kami,” tutup Eze.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesko dan Lammens Membuka Jalan Man Utd ke Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:17
-
Man Utd Lebih Hidup di Tangan Carrick, Sesko Hadir Sebagai Striker Murni
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:08
-
Memuji Keputusan Michael Carrick di Laga Everton vs Man Utd
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:00
-
Liga Inggris 24 Februari 2026, 08:55

LATEST UPDATE
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
-
Lawan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Tegaskan Inter Harus Tetap Tenang
Liga Champions 24 Februari 2026, 11:43
-
Benjamin Sesko Jadi Supersub Mematikan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:29
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




