Harry Kane Kangen Era Mauricio Pochettino di Tottenham
Abdi Rafi Akmal | 1 Mei 2023 06:10
Bola.net - Gonta-ganti manajer dalam empat tahun terakhir tetap tidak membawa perubahan signifikan bagi Tottenham. The Lilywhites masih belum bisa memenangkan trofi, sama seperti di era Mauricio Pochettino.
Tottenham sempat cukup sabar terhadap Pochettino untuk bisa menuntaskan dahaga klub akan sebuah trofi. Lima tahun menanti dari 2014 hingga 2019, trofi itu tidak kunjung datang.
Kesabaran Tottenham habis. Pochettino tidak lagi dipercaya menjadi manajer. Lalu Tottenham mulai mendatangkan sejumlah pelatih kelas dunia untuk meraih target tersebut.
Namun dari sejumlah pergantian manajer, kapten Harry Kane justru merasa Tottenham seperti kehilangan sesuatu. Ia tidak menampik bahwa dirinya merindukan masa-masa saat bersama Pochettino.
Salah Satu Momen Terbaik

Dalam wawancaranya dengan Sky Sports, Kane menyebut bahwa sebagian besar era Pochettino adalah yang terbaik baginya. Tottenham bisa bersaing di papan atas tanpa harus mengeluarkan banyak uang.
"Saya pikir kami punya tiga atau empat tahun yang bagus [bersama Pochettino]. Itu salah satu momen bagus bagi tim," ucap dia.
"Kami bersaing di papan atas tanpa harus mengeluarkan banyak duit. Kami saat itu punya skuad dengan campuran pemain muda dan berpengalaman yang padu," tambahnya.
Ada yang Hilang
Kane merasa ada sesuatu yang hilang di Tottenham setelah kepergian Pochettino, khususnya di musim 2022/2023. Richarlison dkk seperti kehilangan gairah.
"Saya rasa ada nilai-nilai di klub ini yang hilang dalam beberapa tahun terakhir. Sekarang kami harus mencari cara untuk bisa mengembalikan itu semua," kata dia.
Harapannya, akhir musim nanti akan jadi refleksi bagi seluruh elemen tim. Tottenham harus segera mencari solusi bersama-sama jika tidak ingin terus berkubang dalam level yang medioker.
Memang Tidak Mudah
Sebagai pemain senior dengan masa bakti paling lama di klub, Kane sadar mengembalikan klub ke era Pochettino tidak akan mudah. Setiap musim punya tantangannya sendiri.
"Mustahil di sepak bola kita kembali ke masa-masa terbaik dengan hanya menjentikkan jari. Ya karena setiap musim dan setiap situasi itu berbeda," katanya.
"Tetapi memang saya merasakan betul ada nilai-nilai yang kami pegang saat itu [era Pochettino]. Ada budaya di dalam klub yang akhirnya membuat kami bisa mencapai apa yang kami inginkan," tutup dia.
Sumber: Sky Sports
Baca Juga:
Link Siaran Live Streaming Premier League Liverpool vs Tottenham di Vidio
Head to Head dan Statistik: Liverpool vs Tottenham
Namanya Dinyanyikan Fans Manchester United, Harry Kane Hanya Tersenyum
Latih Chelsea, Mauricio Pochettino Minta Dibelikan Harry Kane
Erik ten Hag: MU Punya Jadwal Pertandingan Terburuk
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
-
Wonderkid MU Ini Kaget Tiba-tiba Diminta Main di Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 05:20
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47











