Harry Maguire dan Taruhan Besar Manchester United di Era Baru
Richard Andreas | 23 Februari 2026 18:56
Bola.net - Manchester United memasuki fase transisi penting setelah kepergian Ruben Amorim, dengan banyak tanda tanya mengiringi laga pertama era baru tersebut. Fokus utama saat tim tiba di markas Burnley pada 7 Januari tertuju pada kondisi Bruno Fernandes dan potensi tampilnya Kobbie Mainoo.
Di tengah sorotan itu, kehadiran Harry Maguire dalam rombongan justru menjadi kejutan. Bek senior Inggris ini sudah menepi selama sembilan pertandingan akibat cedera paha dan nyaris tidak pernah dibicarakan sebagai opsi yang siap kembali bermain.
Namun, rangkaian keputusan yang diambil staf pelatih sementara dalam periode itu perlahan mengubah posisi Maguire. Dari sekadar opsi darurat, perannya berkembang menjadi bagian penting dalam kestabilan tim.
Keputusan Berisiko di Tengah Keterbatasan Fisik

Secara realistis, Darren Fletcher hanya akan menurunkan Maguire dalam situasi ekstrem saat melawan Burnley. Saat itu, bek berusia 32 tahun tersebut nyaris belum berlatih secara penuh bersama tim.
Empat hari berselang, Maguire sempat dimainkan selama 11 menit dalam kekalahan Manchester United dari Brighton di putaran ketiga Piala FA. Penampilannya tidak mampu mengubah hasil, tetapi keputusan tersebut memiliki makna lain di balik layar.
Langkah Fletcher itu menjadi keuntungan besar bagi Michael Carrick. Ketika Carrick menjalani laga pertamanya sebagai pelatih sementara melawan Manchester City pada 17 Januari, Maguire sudah siap secara mental untuk tampil sebagai starter, meski kondisi fisiknya masih menjadi tanda tanya.
“Itu permintaan besar untuk Maguire . Kadang kita menganggap remeh apa yang dilakukan pemain,” ujar Carrick.
“Saya tidak akan berbohong, itu sedikit perjudian terukur soal berapa lama dia bisa bermain dan apakah dia bisa melewatinya, karena dia benar-benar hanya berlatih dua atau tiga hari dalam delapan atau sembilan pekan. Itu menunjukkan betapa besar artinya ini bagi dia.”
Mentalitas dan Nilai Maguire bagi Tim

Pernyataan Carrick menyoroti aspek yang kerap luput dari perhatian, yakni kekuatan mental. Pengalaman sebagai mantan pemain Manchester United dan timnas Inggris membuat Carrick memahami tuntutan fisik dan mental di level tertinggi.
Sikap Maguire yang bersedia masuk dalam skuad ke Burnley, meski belum sepenuhnya siap, menjadi gambaran nilai yang ia bawa. Bukan hanya kemampuan bertahan, tetapi juga kemauan untuk berkorban demi tim.
Faktor itulah yang membuat sejumlah sumber menilai Manchester United cenderung ingin mempertahankan Maguire setidaknya hingga musim depan.
Mengingat Casemiro dipastikan akan hengkang pada musim panas dan membawa serta segudang pengalaman, keberadaan Maguire dinilai semakin relevan.
Sinyal Positif Kontrak dan Peran di Lini Belakang
Meski belum ada kesepakatan resmi, suasana pembicaraan kontrak disebut positif. Masih terbuka kemungkinan Maguire bernegosiasi dengan klub lain sesuai aturan kebebasan kontrak, atau sebaliknya United memilih mundur.
Namun, kompromi diperkirakan akan menjadi kunci. Maguire merupakan salah satu pemain dengan gaji tertinggi di skuad, sementara Sir Jim Ratcliffe bertekad menekan biaya, termasuk soal durasi kontrak.
Di atas lapangan, kontribusi Maguire tak terbantahkan. Ia bermain penuh dalam empat laga beruntun yang dimenangkan United pada awal masa kepemimpinan Carrick, di tengah absennya Matthijs de Ligt yang cedera punggung tanpa kepastian waktu kembali.
Selain pengalaman dan ketenangan, Maguire juga membawa komunikasi yang kuat di lini belakang. Ia dikenal vokal dan menuntut standar tinggi dari rekan-rekannya di lapangan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:54
-
Dua Gol Viktor Gyokeres yang Menjawab Keraguan
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:24
-
Harry Maguire dan Taruhan Besar Manchester United di Era Baru
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:56
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 19:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



