Hasil Pertandingan Swansea vs Manchester United: Skor 2-1
Editor Bolanet | 30 Agustus 2015 23:54
- Swansea Sukses Kandaskan Man United
Swansea City sukses meraup poin penuh ketika menjamu Manchester United di matchday 4 Premier League di Liberty Stadium, Minggu (30/08).
United sempat unggul lebih dahulu pada pertandingan ini melalui sepakan Juan Mata. Namun Swansea mampu membalas gol tersebut melalui aksi-aksi Andre Ayew dan Bafetimbi Gomis
Pertandingan langsung dibuka dengan gebrakan dari pasukan Setan Merah. Mereka langsung mengancam gawang Swansea di menit ke-2. United mendapat tendangan bebas di dekat kotak penalti yang dieksekusi oleh Depay. Namun Fabianski dengan sigap masih bisa mengamankan ancaman tersebut.
Tempo pertandingan ini sendiri tak berjalan terlalu cepat, setidaknya sampai sekitar menit ke-20. Setelah itu, laga mulai berjalan semakin menarik. Apalagi Swansea juga nampak bisa mengembangkan permainannya.
Namun di menit ke-21 mereka justru kembali mendapat ancaman dari tamunya tersebut. Mata melepas sepakan kaki kiri yang cukup keras dari dalam kotak penalti. Sayang bola tak tepat sasaran.
Peluang itu langsung dibalas oleh The Swans dua menit kemudian. Gomis mendapat bola terobosan dari Jonjo Shelvey. Ia bisa masuk kotak penalti namun sepakannya masih menyamping tipis dari sasaran. Berselang dua menit kemudian, Shelvey melepas tendangan bebas ke dalam kotak penalti dan diterima dengan sempurna oleh Gomis. Bola lantas disambar dengan tendangan keras Sigurdsson. Sayang bola hanya meleset tipis ke kanan gawang.
Ancaman sang tuan rumah tak berhenti sampai di situ. Di menit ke-27, Gomis kembali mengacak-acak pertahanan sang tamu. Ia masuk ke kotak penalti dan lolos dari kawalan tiga pemain lawan sebelum akhirnya melepas tendangan melengkung dengan kaki kirinya. Sayang, bola hanya mengenai tiang gawang.
Setelah itu, pertandingan berjalan relatif tenang. United sempat mendapat beberapa peluang melalui serangan balik, namun tak benar-benar bisa mengancam gawang Fabianski. Laga babak pertama pun ditutup dengan skor imbang 0-0.
Selepas turun minum, pasukan Louis Van Gaal langsung menggebrak. Dan dalam tempo tiga menit saja, mereka berhasil mengubah keadaan.
Berawal dari crossing Luke Shaw dari sisi kiri, bola masuk kotak penalti dan terus meluncur ke tiang jauh. Saat itulah bola disambar Juan Mata yang datang menusuk dari sayap kanan. 0-1 sang tamu memimpin.
Swansea tak panik. Mereka sedikit meningkatkan tempo pertandingan. Namun mereka justru nyaris kebobolan lagi pada menit ke-51. Depay mengirim crossing dari sisi kanan. Bola terkena kaki Williams dan memantul cukup tinggi dan mengarah ke tiang jauh. Untungnya Fabianski masih bisa menepis bola berbahaya tersebut.
Serangan Swansea akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-61 berkat serangan balik yang apik. Berawal dari aksi William yang mencuri bola di depan kotak penalti timnya, ia menginisiasi serangan balik. Defender plontos itu kemudian mengumpan pada Gylfi Sigurdsson yang berdiri bebas di sisi kanan. Pemain asal Islandia itu kemudian mengirim crossing apik ke dalam kotak penalti yang diteruskan dengan tandukan Andre Ayew. Bola tersebut tak mampu ditahan oleh Romero. Skor pun berubah sama kuat 1-1.
Skuat asuhan Garry Monk itu tak mengendurkan serangannya usai gol tersebut. Mereka malah berhasil mencetak gol tambahan. Kali ini Ayew ikut terlibat. Ia memberikan umpan terukur ke dalam kotak penalti. Bola langsung disambar dengan sepakan Gomis dan gagal dihentikan oleh Romero. Skor kini berubah menjadi 1-2.
Ketinggalan satu gol membuat United bermain lebih agresif. Mereka berusaha keras membombardir pertahanan sang tuan rumah. Wayne Rooney pun sempat mendapat peluang emas untuk mencetak gol pada menit ke-88.
Sendirian, ia berhasil masuk ke kotak penalti setelah menerima umpan panjang dari Darmian. Namun Williams mampu menetralkan ancaman tersebut. Rooney sempat melakukan protes lantaran menganggap lawan melanggarnya dan ia berhak mendapat penalti. Namun sang wasit tetap pada pendiriannya.
United berusaha sekuat tenaga mencetak gol jelang laga berakhir. Namun Swansea mampu bertahan dengan solid. Pada akhirnya, Setan Merah tak bisa mencari gol balasan dan skor tetap tak berubah 1-2 hingga wasit mengakhiri pertandingan tersebut.
Tambahan tiga poin itu membuat Swansea kini naik ke peringkat empat klasemen dengan koleksi poin 8. Sementara United turun ke posisi kelima dengan koleksi poin tujuh.
Susunan Pemain:
Swansea City (4-2-3-1): Fabianski; Naughton, Fernandez, Williams (c), Taylor; Cork, Shelvey (Bartley 89'); Routledge (Sung Yueng 58'), Sigurdsson, Ayew; Gomis (Eder 81').
Manchester United: (4-2-3-1): Romero; Darmian, Smalling, Blind, Shaw; Schneiderlin (Carrick 70'), Schweinsteiger; Mata (Young 70'), Herrera (Fellaini 77'), Depay; Rooney (c). (bola/dim)
Swansea City sukses meraup poin penuh ketika menjamu Manchester United di matchday 4 Premier League di Liberty Stadium, Minggu (30/08).
United sempat unggul lebih dahulu pada pertandingan ini melalui sepakan Juan Mata. Namun Swansea mampu membalas gol tersebut melalui aksi-aksi Andre Ayew dan Bafetimbi Gomis
Pertandingan langsung dibuka dengan gebrakan dari pasukan Setan Merah. Mereka langsung mengancam gawang Swansea di menit ke-2. United mendapat tendangan bebas di dekat kotak penalti yang dieksekusi oleh Depay. Namun Fabianski dengan sigap masih bisa mengamankan ancaman tersebut.
Tempo pertandingan ini sendiri tak berjalan terlalu cepat, setidaknya sampai sekitar menit ke-20. Setelah itu, laga mulai berjalan semakin menarik. Apalagi Swansea juga nampak bisa mengembangkan permainannya.
Namun di menit ke-21 mereka justru kembali mendapat ancaman dari tamunya tersebut. Mata melepas sepakan kaki kiri yang cukup keras dari dalam kotak penalti. Sayang bola tak tepat sasaran.
Peluang itu langsung dibalas oleh The Swans dua menit kemudian. Gomis mendapat bola terobosan dari Jonjo Shelvey. Ia bisa masuk kotak penalti namun sepakannya masih menyamping tipis dari sasaran. Berselang dua menit kemudian, Shelvey melepas tendangan bebas ke dalam kotak penalti dan diterima dengan sempurna oleh Gomis. Bola lantas disambar dengan tendangan keras Sigurdsson. Sayang bola hanya meleset tipis ke kanan gawang.
Ancaman sang tuan rumah tak berhenti sampai di situ. Di menit ke-27, Gomis kembali mengacak-acak pertahanan sang tamu. Ia masuk ke kotak penalti dan lolos dari kawalan tiga pemain lawan sebelum akhirnya melepas tendangan melengkung dengan kaki kirinya. Sayang, bola hanya mengenai tiang gawang.
Setelah itu, pertandingan berjalan relatif tenang. United sempat mendapat beberapa peluang melalui serangan balik, namun tak benar-benar bisa mengancam gawang Fabianski. Laga babak pertama pun ditutup dengan skor imbang 0-0.
Selepas turun minum, pasukan Louis Van Gaal langsung menggebrak. Dan dalam tempo tiga menit saja, mereka berhasil mengubah keadaan.
Berawal dari crossing Luke Shaw dari sisi kiri, bola masuk kotak penalti dan terus meluncur ke tiang jauh. Saat itulah bola disambar Juan Mata yang datang menusuk dari sayap kanan. 0-1 sang tamu memimpin.
Swansea tak panik. Mereka sedikit meningkatkan tempo pertandingan. Namun mereka justru nyaris kebobolan lagi pada menit ke-51. Depay mengirim crossing dari sisi kanan. Bola terkena kaki Williams dan memantul cukup tinggi dan mengarah ke tiang jauh. Untungnya Fabianski masih bisa menepis bola berbahaya tersebut.
Serangan Swansea akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-61 berkat serangan balik yang apik. Berawal dari aksi William yang mencuri bola di depan kotak penalti timnya, ia menginisiasi serangan balik. Defender plontos itu kemudian mengumpan pada Gylfi Sigurdsson yang berdiri bebas di sisi kanan. Pemain asal Islandia itu kemudian mengirim crossing apik ke dalam kotak penalti yang diteruskan dengan tandukan Andre Ayew. Bola tersebut tak mampu ditahan oleh Romero. Skor pun berubah sama kuat 1-1.
Skuat asuhan Garry Monk itu tak mengendurkan serangannya usai gol tersebut. Mereka malah berhasil mencetak gol tambahan. Kali ini Ayew ikut terlibat. Ia memberikan umpan terukur ke dalam kotak penalti. Bola langsung disambar dengan sepakan Gomis dan gagal dihentikan oleh Romero. Skor kini berubah menjadi 1-2.
Ketinggalan satu gol membuat United bermain lebih agresif. Mereka berusaha keras membombardir pertahanan sang tuan rumah. Wayne Rooney pun sempat mendapat peluang emas untuk mencetak gol pada menit ke-88.
Sendirian, ia berhasil masuk ke kotak penalti setelah menerima umpan panjang dari Darmian. Namun Williams mampu menetralkan ancaman tersebut. Rooney sempat melakukan protes lantaran menganggap lawan melanggarnya dan ia berhak mendapat penalti. Namun sang wasit tetap pada pendiriannya.
United berusaha sekuat tenaga mencetak gol jelang laga berakhir. Namun Swansea mampu bertahan dengan solid. Pada akhirnya, Setan Merah tak bisa mencari gol balasan dan skor tetap tak berubah 1-2 hingga wasit mengakhiri pertandingan tersebut.
Tambahan tiga poin itu membuat Swansea kini naik ke peringkat empat klasemen dengan koleksi poin 8. Sementara United turun ke posisi kelima dengan koleksi poin tujuh.
Susunan Pemain:
Swansea City (4-2-3-1): Fabianski; Naughton, Fernandez, Williams (c), Taylor; Cork, Shelvey (Bartley 89'); Routledge (Sung Yueng 58'), Sigurdsson, Ayew; Gomis (Eder 81').
Manchester United: (4-2-3-1): Romero; Darmian, Smalling, Blind, Shaw; Schneiderlin (Carrick 70'), Schweinsteiger; Mata (Young 70'), Herrera (Fellaini 77'), Depay; Rooney (c). (bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





