Hugo Lloris Ternyata Fans Manchester United
Editor Bolanet | 21 Oktober 2013 09:55
- Penjaga gawang , Hugo Lloris mengakui bahwa legenda Manchester United, Eric Cantona adalah sosok yang diidolainya saat tumbuh sebagai pemain junior.
Karnena pengaruh Cantona itulah Lloris pada awalnya bermain sebagai penyerang, bukan kiper seperti sekarang. Tidak hanya itu, berkat pengaruh Cantona pula lah Lloris kecil tumbuh sebagai seorang fans The Red Devils.
Cantona adalah pemain pertama yang saya kagumi, karena dialah saya sempat bermain sebagai striker saat saya mulai bermain di usia tujuh tahun, kenang penjaga gawang nomor satu Timnas Prancis ini.
Saya adalah fans Manchester United dan memiliki scarf mereka, oleh-oleh dari ibu saya saat ia melakukan perjalanan ke Inggris.
Selain Cantona, kiper 26 tahun ini juga mengaku mengidolai legenda United lainnya, Peter Schmeichel.
Saya lantas ingin menjadi seorang kiper seperti Schmeichel, postur dan kepribadiannya sangat saya kagumi.
Baru kemudian saya juga meneladani sejumlah kiper lain seperti Fabien Barthez, Iker Casillas, Oliver Kahn, dan Gianluigi Buffon. Mereka sangat mendominasi di dalam kotak penalti, tutup eks penggawa Olympique Lyon ini. [initial]
(dym/mri)
Karnena pengaruh Cantona itulah Lloris pada awalnya bermain sebagai penyerang, bukan kiper seperti sekarang. Tidak hanya itu, berkat pengaruh Cantona pula lah Lloris kecil tumbuh sebagai seorang fans The Red Devils.
Cantona adalah pemain pertama yang saya kagumi, karena dialah saya sempat bermain sebagai striker saat saya mulai bermain di usia tujuh tahun, kenang penjaga gawang nomor satu Timnas Prancis ini.
Saya adalah fans Manchester United dan memiliki scarf mereka, oleh-oleh dari ibu saya saat ia melakukan perjalanan ke Inggris.
Selain Cantona, kiper 26 tahun ini juga mengaku mengidolai legenda United lainnya, Peter Schmeichel.
Saya lantas ingin menjadi seorang kiper seperti Schmeichel, postur dan kepribadiannya sangat saya kagumi.
Baru kemudian saya juga meneladani sejumlah kiper lain seperti Fabien Barthez, Iker Casillas, Oliver Kahn, dan Gianluigi Buffon. Mereka sangat mendominasi di dalam kotak penalti, tutup eks penggawa Olympique Lyon ini. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST UPDATE
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











