Imbang Lawan Arsenal, Solskjaer: MU Seharusnya Dapat Penalti!
Yaumil Azis | 1 Oktober 2019 07:19
Bola.net - Manchester United kembali gagal meraih poin penuh di ajang Premier League saat melawan Arsenal, Selasa (1/10/2019). Tapi sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer, yakin hasilnya akan berbeda jika wasit peka melihat insiden yang bisa berujung pada penalti.
Pertandingan yang digelar di Old Trafford tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1. Gol untuk masing-masing tim diciptakan oleh Scott McTominay dan Pierre-Emerick Aubameyang.
Ada satu insiden yang menarik mata penonton. Sebelum gol yang dicetak Aubameyang lahir di menit ke-58, tangan Sead Kolasinac sempat terlihat menyentuh bola di kotak penalti the Gunners. Namun wasit dan VAR tidak mengintervensi.
Tak lama setelahnya, lahirlah gol dari Aubameyang. Hasil imbang tersebut membuat Manchester United mencatatkan start terburuk di ajang Premier League.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Seharusnya Dapat Penalti
Hasil imbang kontra Arsenal masuk dalam rangkaian torehan buruk Manchester United di musim ini. Solskjaer sendiri meyakini bahwa hasilnya seharusnya lebih baik andai wasit dan VAR lebih peka terhadap situasi yang terjadi di lapangan.
"Anda sebaiknya meniupkan peluit dan melihat itu [VAR] setelahnya jika anda tidak begitu yakin. Saya, dan beberapa penggemar Man United yakin, itu adalah penalti," tutur Solskjaer usai pertandingan kepada Sky Sports.
"Lalu, terkadang anda bisa mendapatkannya, terkadang juga tidak. Kami telah mendapatkan bagian dari mereka yang melawan kami dan kami akan mendapatkan beberapa lainnya di akhir," lanjutnya.
Kurva Pembelajaran yang Curam
Salah satu permasalahan Manchester United yang terlihat dari laga kali ini adalah lini depan. Mereka tak mampu mencetak lebih dari satu gol dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi. Solskjaer sendiri sadar dengan permasalahan tersebut.
"Masa yang aneh lainnya adalah saat kami unggul 1-0 dan kami tidak mencetak gol kedua yang diinginkan. Karena itulah yang tim ini sedang pelajari sekarang," tambahnya.
"Ini adalah kurva pembelajaran yang curam bagi beberapa orang, karena buruk jika memberikan gol kepada lawan. Terkadang kami memainkan operan itu dan berjalan dengan baik. Hari ini mungkin adalah waktunya kami belajar dari itu," tandasnya.
PR di lini depan Manchester United harus segera dituntaskan oleh Solskjaer. Pasalnya, mereka akan kembali beraksi dalam beberapa hari ke depan. Marcus Rashford dkk akan menghadapi AZ Alkmaar di ajang Liga Europa.
(Goal International)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dominasi Man City, Tekanan Nottm Forest, Rekor Apik Guardiola
Liga Inggris 2 Maret 2026, 19:48
-
Tren Performa Aston Villa, Rekor Tandang Chelsea, Duel Pemain Kunci
Liga Inggris 2 Maret 2026, 17:47
LATEST UPDATE
-
Como vs Inter: Fabregas Belajar Bodo/Glimt untuk Taklukkan Nerazzurri
Liga Italia 3 Maret 2026, 11:06
-
Alisson Becker Jadi Rebutan di Italia, Inter Milan Siap Tikung Juventus
Liga Italia 3 Maret 2026, 10:37
-
Bukti Cinta Vlahovic: Rela Potong Gaji Besar demi Bertahan di Juventus
Liga Italia 3 Maret 2026, 10:34
-
Benjamin Sesko, Dulu Dikritik, Kini Dipuja Legenda MU Ini
Liga Inggris 3 Maret 2026, 10:21
LATEST EDITORIAL
-
Butuh Tembok Baru, 5 Bek Tengah Kidal yang Bisa Direkrut Barcelona
Editorial 2 Maret 2026, 15:19
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24














