Imbas Konflik Rusia-Ukraina, Roman Abramovich Bisa Diusir dari Chelsea
Richard Andreas | 25 Februari 2022 12:00
Bola.net - Konflik Rusia-Ukraina membawa dampak buruk ke segala aspek, termasuk sepak bola. Teranyar, muncul wacana untuk mendepak Roman Abramovich dari Chelsea.
Kamis (24/2/2022) kemarin, Rusia resmi meluncurkan serangan ke Ukraina. Vladimir Putin memerintahkan perebutan kekuasaan, diduga agar Ukraina tunduk di bawah pemerintahan Rusia.
Konflik masih berlangsung sampai saat ini. Aksu Rusia juga menimbulkan respons dari dunia internasional. Beberapa negara ytang berhubungan dengan Rusia menjatuhkan sanksi keras.
Sebagai contoh, final Liga Champions musim ini seharusnya dimainkan di Gazprom Arena (Krestovsky Stadium), markas Zenit St. Petersburg di Rusia. Namun, akibat insiden ini, venue final kemungkinan besar dipindah.
Sanksi pun masih mungkin berlanjut ke beberapa aspek, termasuk kepemilikian klub sepetrti Roman Abramovich di Chelsea.
Roman Abramovich dan Rusia
Singkatnya, negara-negara yang menentang perang akan menjatuhkan sanksi besar-besaran agar Rusia merugi. Biasanya sanksi terkait dengan keuangan atau sumber daya lain.
Kasus ini bisa melebar sampai ke orang-orang penting Rusia yang bekerja di negara lain, seperti Roman Abramovich, pemilik Chelsea.
Saat ini, Abramovich bahkan tidak bisa tinggal di Inggris karena larangan pemerintah. Dia pernah terlibat masalah politik di luar lapangan.
Tahun 2018, Abramovich mendapatkan paspor Israel yang mengizinkannya memasuki wilayah Britain selama enam bulan. Namun, kemungkinan besar dia tidak bisa mendapatkan visa permanen di UK.
Dipaksa meninggalkan Chelsea?
Terkini, Christ Bryant sebagai anggota parlemen UK menyuarakan pendapatnya. Menurutnya, Roman Abramovich sebaiknya dipaksa melepas Chelsea sebagai salah satu contoh sanksi untuk Rusia.
Singkatnya, Abramovich memang tidak terlibat langsung di balik keputusan politik Rusia, tetapi dia tetap memberikan dukungan di balik layar. Abramovich juga mengenal langsung Vladimir Putin.
"Jelas, Mr. Abramovich seharusnya tidak bisa lagi memiliki klub sepak bola di negara ini?" kata Bryant. "Jelas, seharusnya kita mulai mencari cara merebut sebagian asetnya, termasuk rumah senilai 152 juta pounds?"
Tentu komentar Bryant ini cukup mengkhawatirkan bagi fans Chelsea, tapi sejauh ini ucapannya hanya sekedar usul. Belum ada keputusan apa pun terkait status Roman Abramovich di Chelsea.
Sumber: The Sun, Metro, Twitter
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
Terkesan Menyerah Latih Tottenham, Antonio Conte Dianggap Memalukan!
Saran untuk Marcus Rashford, Lakukan yang Sederhana Saja!
Arsenal Come Back Kalahkan Wolves, Buktikan Dua Hal Ini
Perang Rusia-Ukraina, Manchester United Bakal Kehilangan Rp154 Miliar per Tahun
Arsenal Menang, Nicolas Pepe Sekarang Beda!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34











