Ingin Datangkan Harry Kane? Jangan Pikirkan Soal Uang!
Editor Bolanet | 9 Juni 2023 23:21
Bola.net - Teka-teki masa depan striker Spurs, Harry Kane semakin rumit. Kane yang menjadi salah satu striker top Eropa didorong untuk pergi dari Spurs setelah kembali gagal di musim 2022/23.
Striker timnas Inggris tersebut saat ini mendapatkan minat besar dari dua tim top Eropa, MU dan Real Madrid. Namun analis kebijakan transfer Liverpool, Ian Graham menilai kedua tim tersebut tak bisa dapatkan jasa Kane jika masih memikirkan soal uang.
Hal ini mengingat situasi sulit Kane yang masih ingin dipertahankan pemilik Spurs, Daniel Levy. Meskipun Levy luluh dan mau menjual Kane, harga yang akan dipasang tentu saja tak akan murah.
Ian menilai MU dan Real Madrid harus melupakan persepsi investasi jika ingin mendatangkan Kane yang memiliki sisa kontrak satu tahun. "Klub yang tidak peduli dengan nilai uang," terang Ian tentang calon tim baru Kane dikutip dari 90 min.
Faktor Usia

Nasihat Ian tentu saja memiliki alasan yang mendasar. Ian menilai bahwa nilai transfer tinggi Kane tidak akan rasional baik untuk MU maupun Real Madrid secara bisnis.
Hal ini mengingat faktor usia Kane yang dinilai sudah tua untuk seorang striker tengah. Kane yang akan berusia 30 tahun pada bulan Juli dinilai tak akan bisa dijual kembali setelah dibeli dari Spurs.
Kane bahkan diprediksi akan menampilkan penurunan performa di masa depan. "Dia berusia 29 tahun (30 tahun Juli ini). Ini akan menjadi biaya transfer yang tinggi selama tiga tahun kinerja yang mungkin mulai menurun,” tegas Ian.
Kane sendiri kabarnya memiliki banderol sebesar 100 juta pounds dari Spurs. Angka ini tentu sangat besar untuk ukuran pemain berusia 30 tahun.
Belajar dari legenda

Ian merasa situasi yang dihadapi Kane sangat membingungkan baginya. Usia Kane saat ini dinilai menjadi dilema bagi Spurs untuk melepasnya ataupun bagi calon tim yang ingin merekrutnya.
Ian menilai Spurs telah salah menekan kontrak sebelumnya sehingga Kane terjebak dalam posisi saat ini. Ian menjelaskan bahwa Spurs harusnya belajar dari Sir Alex Ferguson yang memperhitungkan kontrak pemain dengan performanya di lapangan.
"Dari sudut pandang data, cara Alex Ferguson membangun tim yang menua tepat saat dia pergi dari (Manchester United) sangat luar biasa. Itu benar-benar memperkuat warisannya," terang Ian.
Situasi akan lebih mudah jika Kane memiliki kontrak yang berakhir saat usia senja nya. Usia 33 tahun ke atas menjadi momen paling bagus untuk seorang manajer menentukan tengat kontrak seorang pemain.
Klasemen Premier League
Sumber: 90 min dan Transfermarkt
Penulis: Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Babak Belur, Kapan Thibaut Courtois Come Back?
Liga Spanyol 11 April 2026, 10:16
-
Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, Sabtu 11 April 2026
Liga Inggris 11 April 2026, 09:00
LATEST UPDATE
-
Arsenal Merasa Gugup dan Itu Bukan Hal Buruk
Liga Inggris 11 April 2026, 13:43
-
Enzo Fernandez Bermasalah, Chelsea Lirik Bintang Stuttgart Angelo Stiller
Liga Inggris 11 April 2026, 13:13
-
Curhat, Begini Pengakuan Jujur Garnacho Soal Kejatuhannya di Man United
Liga Inggris 11 April 2026, 12:15
-
Lautaro Martinez Kembali Cedera, Inter Milan Kehilangan Striker Andalan
Liga Italia 11 April 2026, 11:52
-
Robert Lewandowski Merasa Tidak Dihargai di Barcelona
Liga Spanyol 11 April 2026, 11:47
-
Profil Timnas Maroko di Piala Dunia 2026: Pembuktian Sang Juara Afrika
Piala Dunia 11 April 2026, 11:29
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45







