Ini Penilaian Gullit untuk Jorginho di Chelsea
Dimas Ardi Prasetya | 27 Agustus 2018 19:46
- Legenda sepakbola Belanda Ruud Gullit menyebut performa sejauh ini cukup oke, meski ia merasa sedikit pesimis tentang karirnya ke depan di Inggris.
Jorginho dibeli oleh Chelsea pada musim panas ini dari Napoli. Ia didatangkan sesuai dengan keinginnan manajer anyar The Blues Maurizio Sarri.
Sarri mendatangkan pemain Italia itu demi membantunya menerapkan taktiknya di skuat Chelsea. Maka dari itulah Jorginho sekarang selalu mendapat tempat inti di lini tengah skuat The Blues.
Dominan Lawan Newcastle

Jorginho bisa dikatakan bertindak sebagai metronom di skuat Chelsea. Ia punya peran vital untuk mengalirkan bola khususnya dari belakang ke depan.
Pemain berusia 26 tahun itu pun memperlihatkan betapa ia begitu vital dalam permainan Chelsea. Contohnya saat ia bermain melawan Newcastle di akhir pekan kemarin.
Saat itu, ia mencatatkan 173 umpan di sepanjang laga (158 sukses). Jika saja ia berhasil mencatatkan satu umpan lagi, maka ia akan menyamai rekor yang pernah dicetak oleh gelandang Manchester City Ilkay Gundogan pada bulan Maret lalu.
Sejauh ini, Jorginho telah membantu Chelsea meraih tiga kemenangan dari tiga pertandingan di Premier League.
Rapor dari Gullit

“Jorginho adalah orang yang dibawa Sarri dari Napoli untuk menyalurkan cara berminnya bagi Chelsea. Ia sangat terlibat di St James 'Park [melawan Newcastle] tetapi, dalam permainan seperti ini, itu adalah pekerjaan yang lebih mudah dilakukan, mengumpankan bola tanpa ditekan (pemain lawan), ujarnya pada BBC Sport.
“Umumnya di Inggris, ia akan diminta bermain lebih cepat dan membuat keputusan lebih cepat, sambung Gullit.
“Anda tidak mendapatkan kesempatan untuk membangun permainan dengan mudah, seperti yang akan Anda lakukan di Italia. Sejauh ini ia tampil baik-baik saja, tetapi mari kita lihat bagaimana kelanjutannya selama sisa musim ini, cetusnya.
Berita Video

Ganda putra terbaik Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, menang 21-15, 20-22, 21-15 atas Lee Jhe Huei/Lee Yang, pada laga semifinal cabang bulutangkis Asian Games 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Senin (27/8/2018).
(bbc/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Chelsea Dipermalukan Brighton, Gary Cahill Meledak: Nggak Ada Positifnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 10:20
-
Chelsea yang Sangat Buruk, Tak Punya Nyali, dan Berjalan Mundur
Liga Inggris 22 April 2026, 10:16
LATEST UPDATE
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Chelsea Dipermalukan Brighton, Gary Cahill Meledak: Nggak Ada Positifnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 10:20
-
Chelsea yang Sangat Buruk, Tak Punya Nyali, dan Berjalan Mundur
Liga Inggris 22 April 2026, 10:16
-
Vinicius Junior Lagi-lagi Dicemooh Madridista, Arbeloa: Gitu Aja Terus!
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:45
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59








