Ini Penyebab Jose Mourinho Dipecat MU
Serafin Unus Pasi | 25 Januari 2019 13:20
Bola.net - - Mantan pemain Arsenal, Emmanuel Petit memberikan pandangannya mengenai pemecatan Jose Mourinho. Petit menilai sang manajer salah memperlakukan para pemainnya sehingga situasi internal klub tidak kondusif.
Mourinho yang ditunjuk menjadi manajer MU di tahun 2016 silam bisa dikatakan cukup sukses di dua tahun pertamanya di Old Trafford. Ia berhasil memenangkan sejumlah trofi berharga seperti Liga Europa, Carabao Cup dan juga sukses membuat setan merah finish di posisi runner up Liga.
Namun di musim ketiganya, Jose Mourinho kembali mendapatkan masalah. Ia dikabarkan bertengkar dengan sejumlah pemain MU, sehingga situasi internal klub tidak kondusif dan membuatnya dipecat di bulan Desember kemarin.
Petit sendiri menilai cara Mourinho memperlakukan pemainnya itulah yang menjadi penyebab utama ia dipecat. "Kita semua tahu bahwa Mourinho adalah seorang manajer yang hebat," buka Petit kepada PA Sports.
Scroll berita ini ke bawah untuk membaca pandangan eks Arsenal tersebut.
Masalah Pemain
Petit menilai Mourinho terlalu egois dalam memperlakukan pemainnya sehingga ia tidak mendapatkan rasa hormat dari para pemainnya.
"Kita tahu bahwa ia punya gaya manajemen yang agak nyeleneh dan gara-gara gaya manajemennya itu ia sering mengalami kesulitan tersendiri.
"Setelah dua tahun melatih, ia mendapatkan masalah karena bagaimana cara ia berbicara dan memperlakukan para pemainnya. Memang gaya ini bisa sukses di waktu-waktu tertentu, namun saya rasa secara mental ia mengobarkan perang antara para pemain dan juga sang manajer."
Jaga Perasaan
Petit menilai jika Jose Mourinho bisa lebih bijak dalam menjaga perasaan para pemainnya, maka mungkin ia masih berada di Manchester United saat ini dan mendapatkan hasil yang lebih bagus.
"Di sepakbola, anda tidak bisa memecat pemain tetapi anda hanya bisa memecat manajer. Ini adalah perang yang tidak bisa dimenangkan oleh manajer manapun, siapapun dia dan Mourinho seharusnya memahami hal ini dengan baik."
"Anda mungkin manajer terbaik di dunia seperti Mourinho, Guardiola dan Klopp. Namun ketika anda tidak bisa mengendalikan ruang ganti anda, maka anda sudah kalah di peperangan itu." tandasnya.
Tren Positif
Manchester United saat ini meraih tujuh kemenangan beruntun di bawah asuhan manajer baru, Ole Gunnar Solskjaer.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
-
Wonderkid MU Ini Kaget Tiba-tiba Diminta Main di Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 05:20
-
Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026, 04:55
-
Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
Liga Inggris 7 Juni 2026, 04:16
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47











