Ini Sebabnya Salah Sulit Dihentikan
Richard Andreas | 26 Februari 2018 11:00
Bola.net - - Mantan bek tengah Premier League, Sylvain Distin, membongkar penyebab setiap pemain belakang kesulitan menghentikan Mohamed Salah jika berhadapan dengan pemain berdarah Mesir tersebut.
Sejauh ini salah sudah mencetak 31 gol bagi Liverpool di semua kompetisi. Torehan ini membuktikan ketajamannya saat berada di daerah pertahanan lawan.
Distin menjelaskan, Salah selalu menjadi masalah bagi pemain bertahan karena gaya bermainnya yang terus berlari. Salah tidak pernah diam di satu titik terlalu lama, dan ini mengakibatkan lelahnya pemain bertahan jika terus mengikuti Salah.
Dia menambahkan, cara menghentikan salah adalah kerja sama seluruh pemain belakang dan memberi ruang sedikit mungkin bagi Salah.
Setiap dia mengumpan bola, dia terus bergerak, karenanya sangat sulit terus menjaga dia, ujar Distin dikutip dari express.
Masalahnya adalah dia bermain sangat baik saat menguasai bola, tetapi dia juga menjadi masalah saat tidak membawa bola.
Cara menghentikan dia adalah dengan komunikasi yang baik antar pemain. Hal ini perlu dilakukan untuk mengurangi ruang kosong di belakang, sambungnya.
Sementara itu, William Gallas pun menyanjung Salah dan meyakini penyerang Liverpool tersebut akan memenangkan sepatu emas musim ini.
Saya yakin dia dapat mencetak lebih banyak gol lagi karena sekarang dia sedang dalam performa terbaiknya. Pasti dia dapat mengakhiri musim ini sebagai top skor Premier League, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Arsenal Tikung Manchester United untuk Bek Tangguh Inter Milan Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:41
-
AS Roma Pastikan Batal Rekrut Joshua Zirkzee dari MU
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:30
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06

