Inilah 5 Perubahan Awal Yang Dilakukan Zidane di Madrid
Editor Bolanet | 11 Januari 2016 16:07
- Debut Zinedine Zidane sebagai Pelatih anyar Real Madrid berjalan dengan manis. Pada pertandingan kontra Deportivo La Coruna akhir pekan kemarin, Los Blancos sukses menunjukan keperkasaan mereka dengan membabat habis Super Depor dengan skor telak 5-0.
Pada pertandingan itu terlihat ada yang berbeda dengan gaya bermain Madrid. Zidane datang membawa gaya bermain yang berbeda daripada yang diperagakan Cristiano Ronaldo dkk dalam tujuh bulan di asuh Rafael Benitez. Bolanet melihat ada lima perubahan yang dibuat Zidane pada pertandingan kontra Super Depor tersebut. Apa saja perubahan itu? Silahkan Tekan Tombol di Bawah ini[initial]
(bola/dub)
1 dari 5 halaman
Kembali ke Pakem 4-2-3-1

Semenjak saat itu, Benitez melakukan sejumlah eksperimen formasi seperti menggunakan 4-4-2 atau yang paling sering 4-3-3. Zidane tidak meneruskan pakem 4-3-3 yang selama beberapa bulan terakhir dipakai Benitez, melainkan ia kembali menggunakan pakem 4-2-3-1.
Dalam formasi 4-2-3-1, Zidane mengembalikan posisi beberapa pemain ke posisi idealnya, seperti Gareth Bale kembali ke Winger Kanan, dan Isco yang kembali dimainkan sebagai gelandang serang.
2 dari 5 halaman
Kembalinya Isco

Meski hanya menjadi pilihan kedua di era Benitez, Zidane sepertinya punya rencana lain pada Isco. Hal ini terbukti Isco langsung dimainkan sebagai starter, dimana terakhir kali ia tampil sebagai starter pada tanggal 8 November silam.
3 dari 5 halaman
Bale Ditempatkan Di Posisi Terbaiknya

Di laga perdananya sebagai pelatih Los Blancos, Zidane tidak melakukan eksperimen pada posisi Bale dengan menaruhnya di posisi terbaiknya yaitu Winger Kanan. Alhasil mantan pemain Tottenham Hotspurs tersebut mencetak Hattrick pada laga kontra Super Depor tersebut.
4 dari 5 halaman
Serangan Yang Lebih Merata

Hal ini berbeda dengan pola serangan Madrid pada era Benitez, yang menurut Positional Report Whoscored lebih mengandalkan serangan dari sisi sayap, terutama dari sisi sayap Kiri tempat Ronaldo berada.
5 dari 5 halaman
Kepercayaan Diri Yang Tinggi

Hal ini terlihat ketika Cristiano Ronaldo dkk bermain dengan penuh kepercayaan diri saat berhadapan dengan Super Depor pada akhir pekan lalu. Seusai laga, kiper Madrid Keylor Navas membeberkan resep kepercayaan diri ia dan rekan-rekannya. Ia menyebtu bahwa Zizou meminta mereka bersenang-senang selama pertandingan dan hal itu terbukti efektif mendongkrak kepercayaan diri Los Blancos.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















