Ismed Sofyan Yakin Manchester United Bisa Juarai Liga Inggris Musim Ini
Gia Yuda Pradana | 17 Januari 2021 05:19
Bola.net - Ismed Sofyan menilai, Manchester United bisa menjadi juara Premier League 2020/21. Menurut bek senior Persija Jakarta itu, peluang memenangi gelar sangat terbuka lebar sepanjang Setan Merah tampil konsisten dan mendapat poin penuh.
Ismed mengatakan, Premier League merupakan kompetisi yang paling tidak bisa ditebak siapa juaranya. Pasalnya, persaingan klub-klub di kompetisi kasta tertinggi Inggris itu sangat ketat.
Menurut Ismed, hal itu yang membedakan Premier League dengan kompetisi lain. Misalnya, La Liga yang selalu didominasi oleh tiga tim yakni Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid.
"Kalau juara saya pikir kenapa tidak ya, sepanjang mereka bisa konsisten, terus setiap pertandingan mereka tidak kalah, karena Premier League beda dengan Liga Spanyol, Liga Spanyol notabennya yang lebih dominan itu Barcelona dengan Real Madrid biasanya atau Atletico Madrid," ujar Ismed, kepada Bola.net.
"Nah kalau Premier League kan, kemarin Tottenham Hostspurs saja ditahan sama Fulham yang notabennya peringkat bawah. Jadi persaingan di Premier League saya pikir sangat kompetitif," katanya menambahkan.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.
Faktor yang Bisa Buat Manchester United Juara

Ismed menilai, posisi puncak klasemen yang didapat Manchester United saat ini merupakan buah dari keberhasilan Ole Gunnar Solsksjaer mengevaluasi kekurangan timnya di awal musim. Saat memulai kompetisi, Setan Merah sempat menelan dua kekalahan di Old Trafford dari Crsytal Palace dan Tottenham Hostspurs.
"Mereka dari awal musim tidak berjalan dengan baik, akhirnya mereka evaluasi, lalu ada perbaikan-perbaikan, dan dari perbaikan evaluasi itu mereka memperbaiki setiap pertandingan, dan bisa memenangkan setiap laga. Jadi dengan beberapa pertandingan mereka bisa menang, saya pikir mereka lebih percaya diri sekarang," tutur Ismed.
"Kalau tim sudah punya percaya diri, membuat taktik atau formasi apa aja, dengan pemain yang percaya diri saya rasa mereka lebih menikmati dan enjoy. Beda kalau memang tim yang ada di posisi bawah, banyak tekanan, dengan mental yang bisa dikatakan sudah terganggu juga, itu agak sulit untuk bangkit. Tapi kalau tim yang notabennya sudah di papan atas, mereka lebih percaya diri, seperti itu," imbuhnya.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Manchester United Tidak Takut Anfield: 12 Kemenangan Red Revils di Markas Liverpool
- Bruno Fernandes Pernah Hampir Pindah ke Newcastle, Mengapa Batal?
- Ole Gunnar Solskjaer Pastikan Beberapa Pemain MU akan Pergi di Bulan Januari
- Doa Baik-baik Sir Alex Ferguson untuk Wayne Rooney dan Karir Kepelatihannya
- Perlahan tapi Pasti, Manchester United Mulai Samai Level Liverpool
- Mengenal Bernadette Szocs, Bidadari Tenis Meja dari Rumania
- Sanja Vukasinovic, Rifle Shooter Jelita dari Serbia
- 20 Potret Alica schmidt, Bintang Atletik Jerman dengan Pesona Model Kelas Dunia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













