Jadi 'Target' Para Bek, Ini Rahasia Hazard Tetap Tenang
Editor Bolanet | 27 Juli 2015 06:45
- Andalan , Eden Hazard mengakui bahwa dirinya tak terlalu khawatir dengan tekel-tekel yang mengarah kepadanya. Dikatakannya, kinerja tim medis Chelsea membuatnya tenang dengan hal itu.
Gaya bermain Hazard yang mengandalkan kecepatan dan menahan bola lebih lama di kakinya untuk membongkar pertahanan memang membuatnya rentan 'dihajar' bek-bek lawan.
Tak terhitung lagi berapa kali Hazard harus jatuh bangun berduel dengan bek-bek lawan yang berusaha menghentikannya. Namun itu nyatanya tak membuat Hazard khawatir.
Terkadang saya mendapatkan tendangan, terkadang tidak. Kami memiliki banyak physio dan mereka bekerja sangat baik karena kami bermain setiap tiga atau empat hari. Ini penting. Saya bisa tetap tenang. Itu adalah gaya saya, saya tak bicara banyak dengan para pemain atau bek-bek lawan karena saya hanya ingin menggiring bola, untuk melakukan beberapa skill, ujarnya.
Saya tak pernah bereaksi terhadap sebuah tekel, bahkan saat saya masih muda. Mungkin tumbuh bermain bersama saudara-saudara saya membantu saya. Saat saya masih muda, saya terus mempertahankan bola di kaki saya dan saudara saya mencoba untuk mengambilnya, tentu saja saya mendapatkan banyak tendangan. Tapi akhirnya ini jadi kebiasaan, tandasnya.[initial]
(gl/dzi)
Gaya bermain Hazard yang mengandalkan kecepatan dan menahan bola lebih lama di kakinya untuk membongkar pertahanan memang membuatnya rentan 'dihajar' bek-bek lawan.
Tak terhitung lagi berapa kali Hazard harus jatuh bangun berduel dengan bek-bek lawan yang berusaha menghentikannya. Namun itu nyatanya tak membuat Hazard khawatir.
Terkadang saya mendapatkan tendangan, terkadang tidak. Kami memiliki banyak physio dan mereka bekerja sangat baik karena kami bermain setiap tiga atau empat hari. Ini penting. Saya bisa tetap tenang. Itu adalah gaya saya, saya tak bicara banyak dengan para pemain atau bek-bek lawan karena saya hanya ingin menggiring bola, untuk melakukan beberapa skill, ujarnya.
Saya tak pernah bereaksi terhadap sebuah tekel, bahkan saat saya masih muda. Mungkin tumbuh bermain bersama saudara-saudara saya membantu saya. Saat saya masih muda, saya terus mempertahankan bola di kaki saya dan saudara saya mencoba untuk mengambilnya, tentu saja saya mendapatkan banyak tendangan. Tapi akhirnya ini jadi kebiasaan, tandasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









