Jadon Sancho dan Kisah yang Tak Pernah Tuntas di Manchester United
Ari Prayoga | 15 Maret 2026 06:55
Bola.net - Karier Jadon Sancho bersama Manchester United mendekati akhir yang tak terlalu manis. Meski pernah digadang-gadang sebagai salah satu rekrutan besar klub, perjalanan sang winger di Old Trafford justru lebih sering diwarnai kontroversi, masa peminjaman, serta performa yang tak konsisten.
Menariknya, kembalinya Michael Carrick ke lingkungan klub diyakini bisa menjadi kabar baik bagi Sancho, seandainya sang pemain masih berada di skuad utama United.
Sancho pernah merasakan momen penting bersama Carrick. Pada November 2021, saat Carrick menjalani laga perdananya sebagai pelatih sementara United melawan Villarreal di Liga Champions, Sancho mencetak gol pertamanya untuk klub.
Lima hari kemudian, ia kembali mencatatkan namanya di papan skor saat United menghadapi Chelsea di Premier League. Gol tersebut menjadi gol liga pertamanya bersama Setan Merah dan sempat menimbulkan harapan besar terhadap masa depannya di klub.
Namun perjalanan kariernya di Manchester berubah drastis dua tahun kemudian.
Konflik dengan Erik ten Hag

Hubungan Sancho dengan pelatih Erik ten Hag memburuk pada awal musim 2023/2024. Sang pemain secara terbuka menuduh Ten Hag berbohong terkait alasan dirinya dicoret dari skuad saat United menghadapi Arsenal FC pada September 2023.
Pernyataan tersebut membuat Sancho tersingkir dari lingkungan tim utama. Ia bahkan dilarang mengakses fasilitas latihan di Carrington dan praktis terasing dari skuad.
Ironisnya, ketika pusat latihan Carrington selesai direnovasi pada Agustus lalu, Sancho sebenarnya sudah memiliki loker baru di sana, meski ia tak lagi menjadi bagian dari tim.
Sejak konflik tersebut, Sancho hanya sekali tampil untuk United, yakni pada ajang FA Community Shield 2024. Kontraknya sendiri dijadwalkan akan berakhir pada Juni mendatang.
Carrick: Sancho Punya Bakat Besar

Saat ditanya soal Sancho, Carrick tidak menutup kemungkinan berbagai skenario di masa depan.
Menurutnya, situasi seperti yang dialami Sancho adalah hal yang lumrah di dunia sepak bola.
Carrick menilai Sancho tetap memiliki kualitas tinggi. Ia mengingatkan bahwa pemain tersebut tampil baik saat dipinjamkan kembali ke Borussia Dortmund dan bahkan ikut membawa klub itu mencapai final Liga Champions 2024.
Kini Sancho juga mendapat menit bermain cukup banyak bersama Aston Villa, klub yang menjadi tempat peminjamannya saat ini.
Transfer Mahal yang Tak Berbuah Maksimal
Manchester United merekrut Sancho dari Borussia Dortmund pada Juni 2021 dengan biaya sekitar £72,9 juta dan memberinya kontrak lima tahun dengan gaji sekitar £250.000 per pekan.
Namun investasi besar itu tidak menghasilkan dampak signifikan. Selama berseragam United, Sancho hanya mencatatkan 12 gol dari 83 penampilan.
Ironisnya, sebagian besar masa kontraknya justru dihabiskan di klub lain melalui status pinjaman, termasuk ke Dortmund, Chelsea, dan kini Aston Villa.
Villa bahkan dikabarkan menanggung sekitar 80 persen gaji sang pemain selama masa peminjaman.
Perjalanan Karier yang Penuh Naik Turun
Karier Sancho memang kerap diwarnai kontroversi sejak awal. Saat masih remaja di akademi Manchester City, ia sempat melewatkan sesi latihan untuk memaksakan kepindahan ke Dortmund.
Di level internasional, pelatih Gareth Southgate juga pernah mengkritik performa latihan Sancho selama UEFA Euro 2020.
Masalah serupa kembali muncul di United ketika Ten Hag mempertanyakan kualitas latihan sang pemain sebelum akhirnya mencoretnya dari skuad.
Meski begitu, beberapa pelatih sebelumnya seperti Ralf Rangnick sempat mencoba memahami karakter Sancho dan memberi ruang baginya untuk berkembang.
Masih Punya Peluang Menutup Musim dengan Trofi
Walau masa depannya di United tampak suram, Sancho masih berpeluang menutup musim dengan catatan positif bersama Aston Villa.
Performa pemain berusia 26 tahun itu disebut mulai membaik dalam beberapa pekan terakhir. Ia bahkan tampil sebagai starter saat Villa meraih kemenangan 1-0 atas Lille di ajang Liga Europa.
Jika Villa berhasil melaju hingga partai puncak di Istanbul, Sancho berpeluang mencatatkan perjalanan unik: tampil di tiga final kompetisi Eropa dalam tiga musim berturut-turut, termasuk saat membela Dortmund di final Liga Champions 2024 melawan Real Madrid di Wembley.
Sebuah perjalanan karier yang penuh liku, dan mungkin belum benar-benar selesai.
Sumber: The Sun
Klasemen Premier League 2025/2026
Jangan Lewatkan!
- Sir Jim Ratcliffe Puji Michael Carrick Setinggi Langit, tapi Masih Bungkam Soal Masa Depannya di Man United
- 5 Pelajaran dari Kemenangan Arsenal atas Everton: 3 Poin Krusial yang Harus Dibayar Mahal
- Rapor Pemain Arsenal Saat Bungkam Everton: Raya Fenomenal, Dowman Sensasional
- Baru 16 Tahun, Max Dowman Ukir Rekor Pencetak Gol Termuda di Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, Minggu 15 Maret 2026
Liga Inggris 15 Maret 2026, 07:58
LATEST UPDATE
-
Manchester City Tersandung di Kandang West Ham, Harapan Juara Makin Menipis
Liga Inggris 15 Maret 2026, 08:15
-
Bukan Cuma Baju Baru, saatnya Upgrade Parfum Jelang Lebaran
Lain Lain 15 Maret 2026, 08:00
-
Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, Minggu 15 Maret 2026
Liga Inggris 15 Maret 2026, 07:58
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Minggu 15 Maret 2025
Bola Indonesia 15 Maret 2026, 07:32
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54








