
Bola.net - Korea Selatan membuka Grup A Piala Dunia 2026 dengan kemenangan penting 2-1 atas Ceko di Estadio Guadalajara, Jumat (12/5/2026) lalu. Di balik hasil itu, nama Hwang In-Beom mencuat sebagai pembeda lewat satu gol dan satu assist yang mengubah arah pertandingan.
Gelandang Feyenoord itu tampil tenang di tengah tekanan dan jadi motor kebangkitan Taegeuk Warriors. Kemenangan ini bukan hanya soal tiga poin, tapi juga dorongan moral untuk menghadapi laga berikutnya yang jauh lebih berat.
Biasanya sorotan tertuju pada Son Heung-Min atau Lee Kang-In, tapi kali ini Hwang mengambil panggung utama. Ia muncul di momen yang tepat, saat tim butuh pegangan di lini tengah untuk membalikkan keadaan.
Setelah laga ini, fokus Hwang langsung bergeser. Meksiko sudah menunggu, dan tantangannya jelas tidak akan lebih ringan.
Tatap Meksiko dengan Kepercayaan Diri Tinggi
Korea Selatan praktis tidak punya banyak waktu untuk merayakan kemenangan. Laga melawan tuan rumah Meksiko sudah di depan mata, dan atmosfernya diprediksi jauh lebih menekan.
Hwang sendiri melihat kemenangan atas Ceko sebagai langkah awal yang penting. Tapi ia juga sadar, fase grup belum memberi ruang untuk lengah sedikit pun.
“Menurut saya, kemenangan di pertandingan pertama ini sangat penting untuk melanjutkan ke laga-laga berikutnya,” ujar Hwang In-Beom kepada ESPN.
“Kami sudah menunjukkan kualitas sebagai tim, bukan hanya dari sisi permainan, tapi juga semangat kami. Saya bangga dengan tim ini,” tambahnya.
Mentalitas Pantang Menyerah Saat Gulung Ceko
Laga kontra Ceko memperlihatkan sisi lain dari Korea Selatan: tidak mudah runtuh saat tertinggal. Mereka sempat kebobolan lewat Ladislav Krejci, tapi permainan justru makin rapi setelah itu.
Hwang jadi pusat perubahan ritme permainan. Ia terlibat langsung dalam proses serangan dan ikut mengarahkan transisi yang akhirnya berbuah gol penentu Oh Hyeon-Gyu.
Menariknya, performa itu datang tak lama setelah ia pulih dari cedera pergelangan kaki. Tidak sepenuhnya ideal, tapi justru terlihat semakin matang di lapangan.
“Itu pertandingan yang bagus, bukan hanya untuk saya tapi juga untuk tim,” kata Hwang.
“Tidak mudah bangkit setelah kebobolan duluan, apalagi mereka kuat bertahan. Tapi kami tidak berhenti,” lanjutnya.
Peran Vital sang Jenderal Lapangan Tengah Korsel
Pengalaman Hwang di Eropa membuatnya jadi salah satu pemain paling stabil di lini tengah Korea Selatan. Ia bisa bermain fleksibel, menyesuaikan ritme, dan membaca situasi tanpa banyak panik.
Saat Son Heung-Min ditarik keluar di babak kedua, peran kepemimpinan di lapangan perlahan berpindah ke Hwang. Ia menjaga tempo dan memastikan tim tetap berada di jalur permainan yang sama.
Di laga berikutnya, peran itu kemungkinan akan kembali krusial. Apalagi lawan seperti Meksiko biasanya bermain dengan dukungan atmosfer stadion yang cukup intens.
“Kami memberikan segalanya sampai akhir, dan saya bangga dengan rekan-rekan setim,” ujar Hwang menutup komentarnya.
Pertandingan melawan Meksiko akan menjadi ujian lanjutan untuk Korea Selatan. Dan di tengah semua tekanan itu, Hwang In-Beom tampaknya akan tetap jadi poros utama yang menentukan arah permainan mereka.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 11 Agustus 2026 15:40Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 20:04Rodri Pilih Barcelona, Awal Keputusan Itu Ternyata Terjadi Saat Piala Dunia
-
Piala Dunia 3 Agustus 2026 15:46Wales Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino Jelang Pemilihan Presiden FIFA
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 11 Agustus 2026 20:30Marcus Rashford Bisa Hidupkan Lagi Kariernya di Manchester United
-
Liga Inggris 11 Agustus 2026 20:03Persaingan Ketat di Lini Belakang MU Setelah Matthijs de Ligt Pulih dari Cedera
-
Liga Inggris 11 Agustus 2026 20:00Legenda Arsenal Usulkan Pertukaran Marcus Rashford dan Myles Lewis-Skelly
-
Liga Inggris 11 Agustus 2026 19:30Manchester United Siap Lepas 4 Pemain, Michael Carrick Beri Lampu Hijau
-
Liga Spanyol 11 Agustus 2026 19:13Ronald Araujo Pergi, Siapa Pengganti Idealnya di Barcelona?
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 11 Agustus 2026 15:40Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
-
piala dunia 10 Agustus 2026 08:12Gianni Infantino Diserang Javier Tebas, Era Presiden FIFA Dinilai Sudah Berakhir
-
piala dunia 3 Agustus 2026 15:46Wales Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino Jelang Pemilihan Presiden FIFA
SOROT
-
Liputan6 11 Agustus 2026 20:32Gus Alex Didakwa Perkaya Diri Rp 93,6 M dari Kasus Kuota Haji
-
Liputan6 11 Agustus 2026 20:22Kejagung: Febrie Adriansyah Mantan Pendekar Hukum, Harus Hati-Hati
-
Liputan6 11 Agustus 2026 19:43Menko PMK Ungkap Kendala Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Kebakaran Bromo
-
Liputan6 11 Agustus 2026 19:32Sempat Dikira Gantung Diri, Wanita di Tangerang Ternyata Dibunuh Kekasih
-
Liputan6 11 Agustus 2026 19:03Fokus Rangkul Generasi Muda, PDIP Lantik Taruna Merah Putih
-
Liputan6 11 Agustus 2026 18:44Pertimbangan RUU Perampasan Aset Diusulkan jadi RUU Melindungi Aset
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5777171/original/051032100_1778679973-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306887/original/065864800_1784913814-jam8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321359/original/040865600_1786440061-Menko_PMK_Pratikno_rakor_kebakaran_bromo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/849467/original/025285500_1428837125-Ilustrasi-pembunuhan-wanita-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321561/original/095047900_1786449805-DSC02530.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5473565/original/045606700_1768449409-e8f30a03-0f34-4cca-868f-659668113d39.jpeg)
