Jangan Menyebut Paul Pogba Sebagai Pemain Kelas Dunia Lagi
Yaumil Azis | 3 November 2020 01:02
Bola.net - Blunder fatal yang dilakukan saat bertemu Arsenal dalam laga Premier League akhir pekan lalu membuat gelandang Manchester United, Paul Pogba, jadi banjir kritikan. Salah satunya datang dari mantan pelatih klub, Rene Meulensteen.
Pertandingan antara Manchester United melawan Arsenal yang diselenggarakan di Old Trafford, Minggu (11/1/2020) kemarin berjalan dengan sengit. Skor imbang 0-0 bertahan sampai menit ke-68.
Pada menit itulah, Pogba melakukan kesalahan fatal yang mengakibatkan pemain Arsenal, Hector Bellerin, jatuh di kotak terlarang. Pelanggaran yang dilakukan pemain asal Prancis itu menghasilkan penalti buat tim tamu.
Pierre-Emerick Aubameyang yang ditunjuk sebagai algojo mampu melakukan tugasnya dengan baik. Kedudukan 1-0 bagi the Gunners bertahan sampai wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Bukan Pemain Kelas Dunia
Selepas pertandingan berakhir, Pogba mengakui bahwa dirinya telah melakukan pelanggaran yang bodoh. Namun itu tidak menghentikan gelombang kritikan dari berbagai penjuru yang ditujukan kepada dirinya.
Meulensteen melontarkan kritikan yang cukup pedas buat sang pemain. Ia mengatakan kalau Pogba, dilihat dari sudut pandang manapun, tidak pantas menyandang status sebagai pemain kelas dunia.
"Saya tidak akan menggunakan istilah kelas dunia dengan mudahnya karena saya tahu pemain di masa lalu dan juga sekarang, mereka pantas mendapatkan penghargaan sebagai kelas dunia," ujar Meulensteen kepada Stadium Astro.
"Menurut saya, Paul tidak pantas menerima itu dalam berbagai bentuk dan model apapaun karena saya tidak merasa bahwa dia telah memenuhi ekspektasi banyak orang," lanjutnya.
Berharap Lebih dari Pogba
Meulensteen sendiri merasa tidak mematok harapan yang terlalu tinggi untuk Pogba. Malahan, statusnya sebagai eks pemain termahal dan juara Piala Dunia 2018 membuat publik harus berekspektasi tinggi terhadap dia.
"Kami harus mengharapkan yang lebih dari dia, namun itu hanya bisa terwujud dengan bekerja keras," tambah mantan tangan kanan Sir Alex Ferguson tersebut.
"Hal itu kemudian bisa menular ke pemain lain. Mereka jadi ikut tidak bekerja keras juga karena mereka mulai mempertanyakan penampilan itu," pungkasnya.
(Goal International)
Baca juga:
- Aaron Wan-Bissaka Bingung Kenapa Manchester United Sulit Menang di Old Trafford
- Alex Telles Datangi Markas Latihan Manchester United, Sudah Pulih dari COVID-19?
- Ternyata, Manchester United Tidak Berminat Pada Hakan Calhanoglu
- Dikalahkan Arsenal, Manchester United Diminta Petik Hikmahnya
- Ironi Manchester United: Banyak Pemain Mahal, Tapi Tidak Punya Karakter
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah dari Newcastle, Bukti Mental Juara MU Belum Cukup Oke
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:21
-
Inikah Calon Pengganti Manuel Ugarte di Manchester United?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:07
LATEST UPDATE
-
Prediksi Wrexham vs Chelsea 8 Maret 2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 20:14
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Madura United 7 Maret 2026
Bola Indonesia 6 Maret 2026, 19:50
-
Prediksi Mansfield Town vs Arsenal 7 Maret 2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 19:44
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Persebaya 7 Maret 2026
Bola Indonesia 6 Maret 2026, 18:51
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs PSM 7 Maret 2026
Bola Indonesia 6 Maret 2026, 17:41

















