Jangan Salahkan Tuchel, Emang Lukaku yang Bapuk!
Richard Andreas | 8 April 2022 05:00
Bola.net - Permainan buruk Romelu Lukaku kembali jadi sorotan. Teranyar, Lukaku tidak bisa berbuat banyak ketika Chelsea dihajar Real Madrid dalam duel leg pertama perempat final Liga Champions 2021/22.
Kamis (7/4/2022), Chelsea berkesempatan meladeni Madrid terlebih dahulu. Seharusnya laga ini jadi kesempatan The Blues untuk mendapatkan hasil maksimal.
Nahas, Chelsea tidak bisa mengeluarkan permainan terbaiknya. Pasukan Thomas Tuchel tidak berkutik menghadapi efektivitas serangan Madrid. The Blues pun kalah dengan skor telak 1-3.
Seharusnya skor itu bisa diperkecil andai Lukaku tidak membuang peluang matang di babak kedua. Karena itulah performa Lukaku disorot.
Buang peluang matang
Masalah Lukaku di Chelsea sudah dimulai sejak awal musim. Dia didatangkan untuk menyempurnakan lini serang The Blues, tapi ternyata Lukaku tidak bisa memenuhi ekpektasi.
Karena performa buruk, Lukaku tersingkir ke bangku cadangan. Seharusnya dia memaksimalkan kesempatan bermain sebagai pengganti, tapi faktanya Lukaku gagal.
Kontra Madrid kemarin, Lukaku membuang peluang matang di menit ke-69. Umpan silang Azpilicueta dari sisi kiri akurat, Lukaku bebas tidak terkawal di tengah kotak penalti, tapi sundulannya justru melebar.
Bukan salah Tuchel

Kesulitan Lukaku ini sempat jadi isu yang menyerang Chelsea. Tuchel dikritik dan dianggap tidak bisa menerapkan gaya main yang sesuai dengan kualitas pemainnya. Namun, Jamie Carragher tidak setuju dengan tudingan tersebut.
"Ini bukan karena manajer, ini karena Lukaku. Anda mengeluarkan 100 juta pounds untuk pemain yang bisa membuat perbedaan di laga sepenting ini tapi dia [Lukaku] bahkan tidak bisa masuk dalam tim," kata Carragher.
"Menurut saya dia masih di bawah level striker elite. Catatan golnya fantastis jika Anda memperhatikan angkanya. Namun, saya selalu merasa ketika bicara soal Lukaku selalu ada kata 'tapi'."
Tidak sebagus yang lain
Bukan berarti Lukaku bukan striker bagus. Carragher mengakui bahwa ketajaman Lukaku di depan gawang sudah terbukti. Namun, Lukaku belum cukup membuktikan diri saat melawan tim top.
"Dia pemain yang sangat bagus, tetapi jika Anda bicara soal benzema, soal Harry kane, soal Lewandowski, menurut saya Lukaku masih sedikit di bawah level mereka," lanjut Carragher.
"Bahkan memperhatikan catatan golnya di Premier league, jika Anda mengamati tim-tim lawan, dia tidak pernah melakukannya melawan tim-tim terbesar," pungkasnya.
Sumber: CBS Sport, Metro
Baca ini juga ya!
Jelang Duel Manchester City vs Liverpool, De Bruyne Kirim Peringatan untuk The Reds
Here We Go! Fabio Carvalho Segera Jadi Milik Liverpool
Kecil Kans Harry Kane dan Declan Rice Gabung MU di Musim Panas 2022
Erling Haaland Tolak Pinangan Manchester City, Bakal Pindah ke Real Madrid?
Manchester United Siap Jebol Celengan untuk Danai Transfer Erik Ten Hag
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ederson Ternyata Sudah di Manchester, Sedikit Lagi Jadi Pemain MU?
Liga Inggris 10 Juli 2026, 10:59
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 00:14
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 10 Juli 2026, 22:19
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















