Jarang Main di Chelsea, Ini Saran Buat Hakim Ziyech
Aga Deta | 25 Februari 2021 15:20
Bola.net - Hakim Ziyech tidak mendapat banyak kesempatan bermain di Chelsea bersama Thomas Tuchel. Untuk itu, mantan pemain Timnas Belanda, Wim Kieft menyarankan Ziyech agar tetap sabar.
Tuchel ditunjuk menjadi pengganti Frank Lampard pada akhir Januari lalu. Sejauh ini pelatih Jerman itu sudah melakoni 8 laga, dengan rincian dua imbang dan sisanya menang.
Namun, kedatangan Tuchel di Stamford Bridge membuat Ziyech menderita. Pemain asal Maroko itu jarang mendapat kesempatan tampil setelah Chelsea dipimpin oleh Tuchel.
Ziyech baru mencatatkan 181 menit bermain dalam empat pertandingan di bawah asuhan Tuchel. Dari jumlah itu, mantan pemain Ajax itu tidak mencetak gol maupun assist.
Saran untuk Ziyech
Kieft ikut memberikan komentar mengenai situasi Ziyech di Chelsea. Menurutnya, Ziyech hanya perlu bersabar dan menunggu peluangnya.
"Dia harus bersaing dengan [Mason] Mount atau [Mateo] Kovacic di tempat itu," kata Kieft kepada SBS6.
"Dia tidak akan bermain saat ini.
“Dia harus sabar dan beruntung. Saat dia mulai bermain lagi, dia harus bangkit dan berlari."
Kesulitan Werner dan Havertz
Timo Werner dan Kai Havertz juga masih kesulitan menunjukkan performa terbaiknya bersama Chelsea. Kieft membeberkan apa yang membuat mereka kesulitan di Stamford Bridge.
“Werner mengalami periode yang sangat sulit. Bocah mahal itu, Havertz, belum berkontribusi," lanjutnya.
“Sangat sulit di Inggris, terutama di Chelsea, karena mereka memiliki skuad yang besar dan mereka cenderung berubah dengan cepat.”
Sumber: Inside Futbol
Baca Juga:
- Pedihnya Karir Timo Werner di Chelsea: Dipuji Sebentar, Kini Panen Kritikan Lagi
- Chelsea Pede Bisa Kalahkan Madrid dan MU Dalam Perburuan Haaland
- Tammy Abraham Ogah Perpanjang Kontrak di Chelsea?
- Chelsea Bekuk Atletico Madrid, Giroud: Tuntaskan di Leg Kedua!
- Chelsea Siapkan Dana Belanja Melimpah untuk Thomas Tuchel
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










