Jelang Man Utd vs Arsenal: Terungkap Drama di Balik Transfer Sesko dan Gyokeres yang Saling Bersilangan
Editor Bolanet | 17 Agustus 2025 11:32
Bola.net - Laga panas antara Manchester United dan Arsenal akan tersaji di Old Trafford pada Minggu (17/8/2025) ini. Pertandingan ini bukan hanya soal adu gengsi dua raksasa, tetapi juga menjadi panggung bagi dua striker baru mereka.
Kedua penyerang tersebut adalah Benjamin Sesko di kubu Manchester United dan Viktor Gyokeres di pihak Arsenal. Keduanya sama-sama menjadi rekrutan anyar di bursa transfer musim panas yang baru saja berlalu.
Menariknya, takdir transfer kedua pemain ini ternyata saling terkait dengan sangat rumit. Arsenal, yang pada akhirnya merekrut Gyokeres, dilaporkan telah memantau Sesko secara intensif selama 18 bulan.
Di sisi lain, manajer baru Manchester United, Ruben Amorim, sebenarnya lebih mengenal sosok Gyokeres. Ia adalah mantan anak asuh sekaligus pemain andalannya saat masih menukangi Sporting CP.
Sebuah laporan terbaru kini mengungkap alasan di balik keputusan mengejutkan Arsenal yang tiba-tiba beralih dari Sesko ke Gyokeres. Keputusan ini bahkan disebut sempat memicu sebuah 'perdebatan' di internal klub.
Laporan tersebut juga membeberkan pandangan asli dari tim data Arsenal terhadap sosok Sesko. Mereka ternyata masih sangat meyakini bahwa striker yang kini berseragam Setan Merah itu memiliki potensi yang luar biasa.
Lika-liku Transfer yang Saling Bersilangan

Arsenal dan Manchester United sama-sama memasuki bursa transfer musim panas dengan misi yang identik. Kedua klub raksasa tersebut sama-sama getol dalam perburuan seorang penyerang tengah top.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, pada akhirnya berhasil mendapatkan tanda tangan Viktor Gyokeres dari Sporting CP. Sementara itu, Ruben Amorim di Manchester United menyambut kedatangan Benjamin Sesko dari RB Leipzig.
Namun, situasinya bisa saja menjadi sangat berbeda dan bahkan tertukar. Ruben Amorim sebenarnya sangat ingin bereuni dengan Gyokeres, yang kariernya meroket pesat di bawah asuhannya di Sporting.
Koneksi antara Amorim dan Gyokeres begitu kuat. Pada bulan Februari lalu, Gyokeres bahkan sempat dianggap sebagai rekrutan yang hampir pasti akan berlabuh di Manchester United.
Di sisi lain, Arsenal justru menghabiskan waktu dan sumber daya yang luar biasa untuk memantau Sesko. Mereka bahkan sudah melakukannya jauh sebelum Manchester United menunjukkan minat aktif di bursa striker.
'Perdebatan' di Internal Arsenal
Keputusan Arsenal untuk tiba-tiba mengubah haluan dari Sesko ke Gyokeres pada awal Juni lalu sempat menimbulkan kejutan. Menurut jurnalis Miguel Delaney, ada sebuah perdebatan internal yang sengit di balik keputusan tersebut.
Alasan utama dari perubahan rencana ini adalah sikap kaku yang ditunjukkan oleh RB Leipzig. Klub asal Jerman itu dilaporkan sama sekali tidak mau bernegosiasi soal harga transfer Benjamin Sesko.
Direktur olahraga baru Arsenal, Andrea Berta, merasa bahwa harga 80 juta Euro yang dipatok untuk Sesko terlalu mahal. Ia pun disebut menjadi sosok yang memenangkan 'argumen' untuk beralih ke target lain.
Dalam pandangan Berta, sosok Gyokeres adalah pilihan yang jauh lebih tepat untuk kebutuhan tim "di sini dan saat ini". Ia dianggap sebagai jaminan performa instan berkat catatan golnya yang fantastis di Portugal.
Sementara itu, Sesko, meskipun diakui punya potensi yang sangat besar, masih dianggap sebagai sebuah pertaruhan. Berinvestasi pada potensi tidak selalu menjadi sebuah jaminan kesuksesan di masa depan.
Keyakinan pada Potensi Sesko
Meskipun pada akhirnya batal merekrutnya, tim data Arsenal ternyata masih menaruh kekaguman yang sangat besar pada Benjamin Sesko. Mereka sangat percaya bahwa sang pemain bisa berkembang menjadi penyerang yang luar biasa.
Mereka bahkan meyakini bahwa Sesko memiliki potensi untuk bisa menjadi "The next Alexander Isak". Seperti yang diketahui, Isak kini dianggap sebagai salah satu striker paling mematikan di Premier League.
Keyakinan ini tentunya didasari oleh proses pemantauan yang sangat mendalam selama 18 bulan. Mikel Arteta dan seluruh stafnya disebut sudah mengetahui setiap detail dari karier dan kehidupan Sesko.
Proses observasi yang dilakukan Arsenal ini dilaporkan begitu intens. Para ofisial Arsenal bahkan sampai memiliki tempat-tempat favorit di kota Leipzig saking seringnya mereka berkunjung untuk memantau sang pemain.
Oleh karena itu, Mikel Arteta diyakini tidak perlu bersusah payah untuk menganalisis kekuatan Sesko jelang laga akhir pekan ini. Ia mungkin sudah tahu lebih banyak tentang sang striker daripada klubnya sendiri saat ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Al Najma vs Al Nassr: Cristiano Ronaldo 1 Gol & 1 Assist, Al Alami ke Pucuk Klasemen
Asia 26 Februari 2026, 04:34
-
Man of the Match Atalanta vs Dortmund: Davide Zappacosta
Liga Champions 26 Februari 2026, 03:31
LATEST UPDATE
-
No Mbappe No Worry! Ada Vinicius yang Siap Selamatkan Real Madrid!
Liga Champions 26 Februari 2026, 11:15
-
Demi Kesejahteraan Pembalap, MotoGP Ingin Tetapkan Upah Minimum Mulai 2027
Otomotif 26 Februari 2026, 10:55
-
Real Madrid Memang Kureng Saat Lawan Benfica, Tapi yang Penting Menang!
Liga Champions 26 Februari 2026, 10:41
-
Tundukkan Benfica, Real Madrid Tinggalkan Santiago Bernabeu dengan Perasaan Positif
Liga Champions 26 Februari 2026, 10:33
-
Kalah Dramatis, Juventus Merana: Andai Tidak Teledor di Leg Pertama!
Liga Italia 26 Februari 2026, 09:55
-
Jadwal Lengkap Pertandingan All England 2026, 3-8 Maret 2026
Otomotif 26 Februari 2026, 09:33
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing All England 2026
Bulu Tangkis 26 Februari 2026, 09:26
-
Mantap! Indosiar, SCTV dan Vidio Siarkan FIFA Series 2026 Indonesia, Catat Tanggalnya!
Tim Nasional 26 Februari 2026, 09:19
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58







