Jermaine Jenas: Mourinho adalah Korban Media Sosial
Editor Bolanet | 24 Desember 2018 02:00
Bola.net - - Banyak yang menganggap pemecatan Mourinho merupakan imbas dari hasil buruk Manchester United di musim ini. Namun bagi eks pemain Tottenham, Jermaine Jenas, pelatih asal Portugal tersebut dipecat karena pengaruh media sosial di zaman sekarang.
Pengumuman soal pemecatan Mourinho tersebar beberapa hari lalu usai Manchester United tumbang di tangan sang rival, Liverpool. Kekalahan tersebut seolah menjadi puncak kesabaran manajemen terhadap rentetan hasil buruk yang diraih The Red Devils musim ini.
Tak lama setelah memecat Mourinho, Manchester United menunjuk Ole Gunnar Solskjaer sebagai penggantinya untuk sementara. Pelatih asal Norwegia itu terikat dengan bekas klubnya saat masih menjadi pemain dulu hingga akhir musim ini.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Korban Media Sosial
Publik berangaapan bahwa Mourinho dipecat karena alasan yang sederhana, yaitu hasil buruk. Tapi bagi Jenas, eks nahkoda Chelsea tersebut didepak karena kekuatan media sosial yang dilihatnya sudah cukup menakutkan.
"Ini adalah era pesepak bola Instagram. Pada bulan ini, kami telah melihat betapa besarnya kekuatan yang mereka miliki, terkadang lebih besar dari organisasi media," tulis Jenas dalam kolom khusus di Daily Mail.
"Pastinya dari segi pengikut di media sosial, mereka punya kekuatan yang lebih besar dari sang pelatih dalam mempengaruhi opini para penggemar muda," lanjutnya.
"Pemain muda, sama halnya seperti anak-anak muda, terbiasa untuk menunjukkan kehidupannya di media sosial. Sulit bagi generasi itu untuk menyesuaikan dirinya dalam kontrol Mourinho," tambahnya.
Mourinho Spesial di Mata Jenas
Beragam kritikan yang mengarah ke Mourinho atas pencapaian buruk MU di musim ini membuat citranya sebagai pelatih hebat perlahan luntur. Namun di mata Jenas, sosok yang dikenal dengan sebutan 'The Special One' itu tetaplah spesial.
"Bila saya adalah seorang pemain, saya akan bergabung untuk Mourinho besok. Saya telah melihatnya secara konsisten membuat pemain bagus menjadi pemain hebat, dan mereka yang biasa-biasa saja menjadi sangat bagus. Tanpa diragukan lagi, dia adalah salah satu pelatih terbaik," tandasnya.
Setelah dipecat, masa depan Mourinho masih belum jelas hingga sekarang. Rumor yang berkembang belakangan ini kerap mengaitkan dirinya dengan sang mantan klub, Real Madrid. Selain itu, ia juga diisukan tengah diincar bekas timnya yang lain, Inter Milan.
Saksikan Juga Video Ini
Bintang Arsenal, Mesut Ozil, menyatakan turut berbelasungkawa atas peristiwa tsunami yang melanda Banten dan Lampung. Simak informasi selengkapnya melalui tautan video di bawah ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cesc Fabregas Latih Chelsea? Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 24 April 2026, 16:45
-
Filipe Luis Masuk Kandidat Pelatih Baru Chelsea
Liga Inggris 24 April 2026, 16:45
-
Manchester United Dapat Angin Segar untuk Rekrut Carlos Baleba
Liga Inggris 24 April 2026, 16:45
-
Prediksi Fulham vs Aston Villa 25 April 2026
Liga Inggris 24 April 2026, 16:38
-
Prediksi Sunderland vs Nottingham Forest 25 April 2026
Liga Inggris 24 April 2026, 16:30
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 25 April 2026, 08:25

-
Parfum Buat Kantor dan Hangout Nggak Bisa Disamakan, Ini Alasannya
Lain Lain 25 April 2026, 08:00
-
Mbappe 'Like' Postingan Mourinho Balik ke Real Madrid, Begini Respon Arbeloa
Liga Spanyol 25 April 2026, 07:46
-
Prediksi Milan vs Juventus 27 April 2026
Liga Italia 25 April 2026, 04:29
-
Prediksi Torino vs Inter 26 April 2026
Liga Italia 25 April 2026, 04:20
-
Prediksi Chelsea vs Leeds 26 April 2026
Liga Inggris 25 April 2026, 04:00
-
Sedang Berlangsung, Link Live Streaming Betis vs Real Madrid
Liga Spanyol 25 April 2026, 01:50
-
Prediksi Angers vs PSG 26 April 2026
Liga Eropa Lain 25 April 2026, 00:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46








