John Terry Ogah Nonton Bola Lagi, Sebut Sepak Bola Modern 'Membosankan'
Richard Andreas | 11 Juli 2025 14:22
Bola.net - Nama John Terry identik dengan dedikasi dan determinasi tinggi di atas lapangan. Namun, dalam pernyataan terbarunya, legenda Chelsea itu justru mengaku kehilangan selera menonton pertandingan sepak bola masa kini.
Alih-alih menikmati duel tim-tim besar, Terry merasa pertandingan saat ini lebih didominasi oleh taktik bertahan dan terlalu minim kejutan. Ia menyebut sepak bola modern sudah “benar-benar membosankan” dan tak lagi menghibur seperti dulu.
Sebagai gantinya, ia kini justru memilih fokus pada kompetisi alternatif Baller League, tempat ia menemukan kembali gairah terhadap sepak bola yang penuh aksi dan spontanitas.
Gaya Main Modern Dinilai Hambar
Dalam wawancara bersama talkSPORT, Terry mengungkapkan secara gamblang bahwa dirinya tidak lagi bisa menikmati pertandingan sepak bola. “Saya tidak bisa duduk dan menikmati menonton sepak bola lagi,” ujarnya terus terang.
Ia menyoroti kecenderungan tim-tim untuk bermain terlalu defensif, terutama saat menghadapi tim yang terlalu kuat seperti Manchester City.
“Penonton bosan melihat pertandingan yang hanya soal taktik, di mana tim menghadapi Man City dengan 11 pemain di belakang bola, itu membosankan. Dan Man City mencoba menembusnya … itu benar-benar membosankan,” ucap Terry.
Lebih jauh, ia mengkritik kurangnya pemain yang mampu menyuguhkan aksi individu yang menggugah emosi penonton. “Anda tidak banyak melihat tembakan, Anda tidak banyak melihat pemain seperti Hazard atau Joe Cole yang bisa membuat orang berdiri dari kursinya,” tambahnya.
Baller League Jadi Oase Baru

Keengganan Terry terhadap sepak bola modern membuatnya mencari bentuk hiburan yang lebih segar. Ia kemudian bergabung dengan Baller League UK, kompetisi enam lawan enam yang menekankan permainan cepat dan menyerang, dan menjadi manajer tim bernama 26ers.
Kompetisi ini mewajibkan para pemain terus maju dan menyerang setelah melewati garis tengah, mencegah permainan bertahan total. Terry menyebut inilah bentuk sepak bola yang disukai banyak penonton muda saat ini.
“Anak-anak menyukainya. Angka penonton bahkan jauh lebih banyak dari Championship. Saya rasa liga ini akan tumbuh lagi tahun depan,” tuturnya.
Ia menilai format seperti Baller League mampu membangkitkan kembali daya tarik utama sepak bola: kecepatan, aksi nyata, dan atmosfer menyerang yang eksplosif.
Penonton Mulai Jenuh, Saatnya Berubah
Menurut Terry, ia bukan satu-satunya yang merasa muak dengan arah sepak bola modern. Bahkan, ia mengungkap bahwa pendiri Baller League memiliki dukungan global karena keresahan serupa.
“Orang-orang yang memulai Baller League mendapat dukungan dari seluruh dunia. Mereka bosan dengan sepak bola penuh taktik seperti itu,” ungkapnya.
Situasi ini, menurutnya, sudah mencapai titik jenuh. “Sampai pada titik ini, orang-orang mulai lelah dengan itu,” kata Terry, menandaskan bahwa sepak bola saat ini butuh penyegaran.
Jangan sampai ketinggalan infonya
Prediksi Chelsea vs PSG 14 Juli 2025
Di Balik Lolosnya Chelsea ke Final, Ada Masalah Serius yang Menanti untuk Diselesaikan
Kisah Skandal John Terry, Kapten yang Gagal Menjaga Garis Pertahanan Hati
Nostalgia: John Terry, Satu Tendangan, Seribu Penyesalan
Noni Madueke Merapat ke Arsenal: Solusi Lini Serang atau Sekadar Eksperimen?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc Bernal, Situasi Kontraknya di Barcelona Bisa Bikin Chelsea Gigit Jari
Liga Inggris 22 September 2026, 07:11
-
7 Perubahan Besar yang Dilakukan Hansi Flick di Barcelona
Liga Spanyol 21 September 2026, 22:56
-
Levi Colwill Yakin Chelsea Bangkit Usai Jeda Internasional
Liga Inggris 21 September 2026, 21:11
-
Erling Haaland Cetak Sejarah di Premier League, Lengkapi Korban Golnya
Liga Inggris 21 September 2026, 20:01
-
Benjamin Sesko Cedera, Berapa Laga Man United yang Bisa Dilewatkan?
Liga Inggris 21 September 2026, 19:26
LATEST UPDATE
-
Belum Kunjung Dapat Kontrak Baru di Liverpool, Alexis Mac Allister Cuma Bisa Pasrah!
Liga Inggris 22 September 2026, 17:30
-
Marcus Rashford Dinilai Ganggu Lini Depan MU, Ini Solusinya
Liga Inggris 22 September 2026, 17:30
-
Jadi Kasus Hukum di Swiss, Granit Xhaka Mengaku Pakai Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu
Liga Inggris 22 September 2026, 17:28
-
FIFA ASEAN Cup 2026: Ajang Pembuktian Timnas Singapura!
Tim Nasional 22 September 2026, 17:04
-
Francesco Totti Ungkap 2 Klub Serie A yang Ingin Merekrutnya Usai Pensiun
Liga Italia 22 September 2026, 16:55
-
Belum Menyerah! MU Masih Coba Yakinkan JJ Gabriel Bertahan di Old Trafford
Liga Inggris 22 September 2026, 16:38
-
Lolos Semifinal Bulu Tangkis Beregu Putri Asian Games 2026, Indonesia Bakal Bertemu China
Bulu Tangkis 22 September 2026, 16:31
-
Tidak Ada Alasan Lamine Yamal Tidak Juara Ballon d'Or 2026!
Liga Spanyol 22 September 2026, 16:24
-
Djed Spence Segera Debut di Inter, Siap Tampil Usai Jeda Internasional
Liga Italia 22 September 2026, 16:20
-
Luis De La Fuente Mengaku 'Kecele' Rodri Gabung Barcelona dan Bukannya Real Madrid!
Liga Spanyol 22 September 2026, 16:13
-
Pesan Michael Carrick ke Skuad MU: Gak Usah Overthinking, Kerja, Kerja dan Kerja!
Liga Inggris 22 September 2026, 16:03
-
Matheus Cunha Ingin Hilangkan Kebiasaan Buruk MU ini, Apa Itu?
Liga Inggris 22 September 2026, 15:50
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


