Joshua King, Mantan yang 'Menyakitkan' untuk Manchester United
Serafin Unus Pasi | 3 November 2019 00:20
Bola.net - Manchester United kembali menelan kekalahan di pertandingan pekan ke 11 EPL musim ini. Bertandang ke markas Bournemouth, mereka tumbang dari tuan rumah dengan skor tipis 1-0.
Pada laga ini, Manchester United sebenarnya tampil cukup agresif. Mereka menguasai penguasaan bola dan kerap membuat peluang yang mengancam gawang The Cherries.
Namun menjelang akhir babak pertama, gawang United malah kebobolan. Adalah Joshua King, sosok yang menjadi penyebab kekalahan Setan Merah setelah ia sukses memanfaatkan kesalahan bertahan Aaron Wan-Bissaka.
Gol ini resmi menobatkan King sebagai Mantan yang 'Menyakitkan' untuk Manchester United. Pasalnya ia selalu menjadi penyebab kekalahan Manchester United saat berjumpa dengan Bournemouth.
Simak statistik istimewa King saat menghadapi Manchester United di bawah ini.
Momok Menakutkan
Semenjak promosi ke Premier League di musim 2015/2016, United tercatat sudah bertemu Bournemouth sebanyak sembilan kali.
Termasuk hari ini, Bournemouth hanya pernah menang dua kali melawan Manchester United. Sementara enam laga sisanya berakhir dengan kemenangan United dan satu pertandingan berakhir imbang.
Kemenangan pertama The Cherries atas Setan Merah terjadi di tanggal 13 Desember 2015. Pada saat itu pertandingan sempat imbang 1-1 setelah Marouane Fellaini menyamakan gol Junio Stanislas. Namun King pada laga itu berhasil menjadi penentu kemenangan The Cherries berkat golnya di menit ke 54.
Mantan Pemain MU
Kami menjuluki King sebagai 'Mantan yang Menyakitkan' karena striker asal Norwegia itu merupakan mantan pemain muda Manchester United.
Ia menimba ilmu di akademi Manchester United sejak tahun 2008. Namun ia tidak pernah mendapatkan kesempatan di tim senior, sehingga ia memutuskan pergi di tahun 2013 ke Blackburn Rovers.
Di tahun 2015, ia bergabung dengan Bournemouth dan menjadi soosk andalan di lini serang The Cherries.
Momentum Terhenti
Kekalahan United di Vitality Stadium ini membuat momentum positif mereka resmi terhenti.
Mereka sudah menjalani tiga kemenangan beruntun sebelumnya melawan Partizan Belgrade, Norwich City dan Chelsea.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











