Jurgen Klopp Nyaman di Balik Layar, Tak Tertarik Lagi Kembali Jadi Pelatih Usai Tinggalkan Liverpool
Dimas Ardi Prasetya | 30 Juni 2025 05:56
Bola.net - Jurgen Klopp tampaknya sudah menemukan ketenangan setelah resmi meninggalkan kursi pelatih Liverpool. Ia memilih jalur baru yang lebih tenang dengan bekerja di balik layar, bukan lagi sebagai juru taktik di pinggir lapangan.
Setelah menutup lembaran panjang bersama Liverpool di akhir musim 2023/2024, Klopp kini mengisi perannya sebagai Kepala Sepak Bola Global di Red Bull. Pria asal Jerman tersebut menjalani masa transisi dengan memilih kehidupan yang lebih stabil.
Meski kini tak aktif melatih, Klopp tetap menjadi bahan perbincangan di dunia sepak bola. Beberapa tim besar seperti Bayern Munchen dan bahkan Timnas Jerman masih saja dikaitkan dengannya.
Namun sejauh ini, Klopp belum menunjukkan keinginan untuk kembali duduk di bangku pelatih. Banyak pihak masih menunggu apakah ia akan mengikuti jejak pelatih veteran yang terus berkarya hingga usia lanjut.
Tak Lagi Tertarik Menjadi Pelatih

Dalam wawancara bersama media Jerman, Welt, Jurgen Klopp mengungkapkan perasaannya soal kehidupan sebagai pelatih. Ia menyiratkan bahwa masa itu sudah lewat, dan kini lebih memilih menjaga keseimbangan hidup.
Klopp menjelaskan bahwa dunia kepelatihan membuatnya kehilangan ruang untuk kehidupan pribadi. Tekanan besar, jadwal padat, dan tuntutan konstan membuatnya merasa jauh dari kehidupan normal.
“Dulu saya seperti berada di terowongan stadion, tetapi tidak pernah dengan diri saya sendiri. Sekarang saya lebih memperhatikan diri saya sendiri,” seru Klopp pada Welt.
“Meski kedengarannya konyol, saya berhenti melakukan apa yang selalu ingin saya lakukan. Namun, gaya hidup itu membawa saya terlalu jauh dari kehidupan normal, dan akhirnya, saya tidak lagi memiliki kehidupan normal,” keluhnya.
Peran Baru Beri Keseimbangan Hidup

Pekerjaan barunya di Red Bull membawa angin segar bagi kehidupan pribadi Klopp. Ia bisa merasakan ritme kerja yang lebih sehat dan lebih fleksibel dibandingkan saat menjadi pelatih.
Menurut Klopp, peran barunya tetap menantang namun memberinya kontrol lebih besar atas waktunya. Ia juga bisa lebih dekat dengan keluarga, sesuatu yang sangat ia rindukan selama bertahun-tahun terakhir.
“Sekarang saya memiliki pekerjaan yang memuaskan dan juga intens. Saya tidak tidur di pagi hari dan tidak tidur larut malam, tetapi saya dapat mengatur pekerjaan saya dengan lebih baik. Istri saya, misalnya, sangat senang dengan pekerjaan itu karena kami dapat merencanakan segala sesuatunya dengan lebih baik daripada sebelumnya,” ucap Klopp dengan nada lega.
Klopp Tak Melihat Dirinya Kembali ke Pinggir Lapangan

Meski di masa depan mungkin akan ada tawaran dari klub-klub top maupun tim nasional, Jurgen Klopp tak menunjukkan minat untuk kembali melatih. Ia merasa sudah cukup dengan pencapaian dalam karier panjangnya sebagai manajer.
Menurut Klopp, jika ia kembali menjadi pelatih, maka ia akan terjun total seperti sebelumnya. Ia tak yakin ingin kembali menjalani kehidupan yang penuh tekanan dan tuntutan.
“Tentu saja saya juga menikmatinya. Ada kalanya saya tidak percaya dengan keberuntungan saya. Lihat saja dari mana saya berasal, dan kemudian saya berhasil masuk ke Liverpool FC, dan di sana saya berhasil dengan cukup baik,” serunya.
“Jika saya kembali melatih di suatu tempat, semuanya akan dimulai lagi. Saya adalah saya! Saya tidak bisa begitu saja mengambil alih dan melatih. Kemudian saya akan terlibat sepenuhnya di mana-mana lagi. Dan saya tidak melihat hal itu terjadi lagi,” tandas Klopp.
Klasemen Liga Inggris
(Sumber: Welt)
Baca Juga:
- Daftar Lengkap Transfer Premier League Musim Panas 2025/2026
- Trent Pergi, Frimpong Yakin Bisa Jadi Pilar Baru di Sisi Kanan Pertahanan Liverpool
- Musim Depan, Liverpool Bakal Makin Kuat Berkat Hadirnya Wirtz
- Eks Napoli Ini Klaim Darwin Nunez Sudah Sepakat Pindah Dari Liverpool ke Naples
- Jurgen Klopp Beri Peringatan dan Wejangan untuk Florian Wirtz, Apa Isinya?
- 5 Bintang Muda yang Bersinar di Euro U-21 2025, Termasuk Andalan Liverpool
- Jurgen Klopp Kritik Piala Dunia Antarklub 2025: Ide Terburuk dalam Sepak Bola!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Era Baru Timnas Indonesia: John Herdman Tekankan Peran Liga Lokal
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:04
-
Chelsea vs Arsenal, Rosenior Buka-bukaan Soal Kondisi dan Posisi Ideal Cole Palmer
Liga Inggris 14 Januari 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
Bocoran FIFA Series 2026: Timnas Indonesia vs Bulgaria
Tim Nasional 14 Januari 2026, 22:59
-
BRI Super League: Brasil Dominasi Daftar Pencetak Gol Putaran Pertama
Bola Indonesia 14 Januari 2026, 21:22
-
Nonton Live Streaming Chelsea vs Arsenal di Vidio - Semifinal Carabao Cup 2025/2026
Liga Inggris 14 Januari 2026, 21:01
-
Timnas Indonesia, John Herdman, Harapan Fans, dan Luka yang Tersisa
Tim Nasional 14 Januari 2026, 21:00
-
Media Vietnam Mengulas Babak Baru Timnas Indonesia Bersama John Herdman
Tim Nasional 14 Januari 2026, 20:52
-
Live Streaming Chelsea vs Arsenal - Link Nonton Carabao Cup/EFL Cup di Vidio
Liga Inggris 14 Januari 2026, 20:00
-
Catat! Jadwal Drawing Piala AFF 2026 dan Ketahui Siapa Lawan Timnas Indonesia
Tim Nasional 14 Januari 2026, 19:52
-
Live Streaming Inter vs Lecce - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 14 Januari 2026, 19:45
-
Cara Nonton First Fight Volume 2 Eksklusif Melalui Pay Per View di Vidio
Olahraga Lain-Lain 14 Januari 2026, 18:01
-
Saksikan Pay Per View First Fight Volume 2 di Vidio, 25 Januari 2026
Olahraga Lain-Lain 14 Januari 2026, 17:55
-
Dari Inggris ke Indonesia: Habis Peter Withe, Terbitlah John Herdman
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:31
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45
-
5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi dari Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:22
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17





