Kapteni MU Saat Dibantai MK Dons, Evans Mengaku Bangga
Editor Bolanet | 27 Agustus 2014 12:34
- Defender Manchester United, Jonny Evans mengaku bangga bisa mengkapteni timnya dalam laga putaran kedua Capitol One Cup menghadapi MK Dons semalam (26/08). Ia menyatakan bahwa kesempatan mengenakan ban kapten saat turun membela United sudah lama ia nantikan.
Meski demikian, pemain asal Irlandia Utara ini mengaku kecewa karena timnya harus menelan kekalahan telak 0-4. Evans menyebut bahwa hasil buruk ini akan menjadi pelajaran berharga bagi skuat United yang menurunkan banyak pemain muda dalam laga di MK Stadium tersebut.
Laga ini menjadi momen penting dalam perjalanan karir saya bersama Manchester United. Memang hasilnya sangat mengecewakan, namun mengenakan ban kapten klub ini bukan pencapaian yang bisa didapat semua orang. Saya sangat bangga, papar Evans seperti dilansir MUTV.
Dalam laga semacam ini, manajer biasanya mencampur pemain debutan dengan mereka yang berpengalaman. Namun karena kami baru saja selesai bertanding pada hari Minggu, hal tersebut tak bisa dilakukan dengan sempurna. Meski demikian, laga ini akan menjadi pengalaman berharga bagi para pemain muda untuk segera bangkit, belajar, dan tak larut dalam kekalahan. (mufc/mri)
Meski demikian, pemain asal Irlandia Utara ini mengaku kecewa karena timnya harus menelan kekalahan telak 0-4. Evans menyebut bahwa hasil buruk ini akan menjadi pelajaran berharga bagi skuat United yang menurunkan banyak pemain muda dalam laga di MK Stadium tersebut.
Laga ini menjadi momen penting dalam perjalanan karir saya bersama Manchester United. Memang hasilnya sangat mengecewakan, namun mengenakan ban kapten klub ini bukan pencapaian yang bisa didapat semua orang. Saya sangat bangga, papar Evans seperti dilansir MUTV.
Dalam laga semacam ini, manajer biasanya mencampur pemain debutan dengan mereka yang berpengalaman. Namun karena kami baru saja selesai bertanding pada hari Minggu, hal tersebut tak bisa dilakukan dengan sempurna. Meski demikian, laga ini akan menjadi pengalaman berharga bagi para pemain muda untuk segera bangkit, belajar, dan tak larut dalam kekalahan. (mufc/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Soal Manu Kone ke Manchester United, Ini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 20 Juli 2026, 12:00
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








